Mohon tunggu...
Tri Manisha Pakpahan
Tri Manisha Pakpahan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum Semester Akhir || E-Mail @trimanisha9276@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Boros Berkedok Self-Reward

11 Juni 2021   08:00 Diperbarui: 11 Juni 2021   08:05 608 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Boros Berkedok Self-Reward
Gaya Hidup. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Rawpixel

Self-Reward atau Apresiasi kepada diri sendiri sering dilakukan ketika diri sendiri menyelesaikan suatu pekerjaan dan mencapai sesuatu. Biasanya Self-Reward ini dapat berupa barang yang mahal, Makanan Cepat Saji, traveling dan lain-lain, Bisa dikatakan bahwa Self-Reward ini adalah sesuatu yang tergolong konsumtif yang hanya bertujuan untuk memenuhi  ‘Keinginan’ kita.

Ketika menyelesaikan sebuah pekerjaan, banyak yang berfikiran  untuk membeli sesuatu sebagai hadiah atas pencapaian yang dilakukan. Self-reward memang dapat memberikan dampak yang positif bagi kita karena dengan memberikan self-reward ternyata hal itu bisa menjadi penyemangat dalam proses menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Namun, Self-reward tak jarang dijadikan sebagai alasan untuk membeli sesuatu yang berupa ‘keinginan’ tadi. sedikit-sedikit self-reward, ngerjakan tugas yang tergolong ringan dan mudah self-reward.Self-reward ini ujung-ujungnya akan menjadikan kita menjadi pribadi yang boros.

Terkadang Self-reward yang kita berikan tidak sesuai dengan pencapaian yang kita lakukan. Misalnya, ketika kamu berhasil mengubah pola makan yang tidak sehat menjadi makanan yang lebih sehat selama 30 hari, lalu kamu memberi self-reward dengan membeli pakaian yang mahal. menurut saya itu wajar saja, tapi yang saya maksud disini berlebihan adalah ketika kita baru melewati tantangan selama seminggu sudah membeli barang mahal sebagai sel-reward, berarti dalam sebulan kamu akan membeli sesuatu sebagai relf-reward.

Oleh karena itu, Berikanlah Self Reward yang sesuai dengan pencapaian anda. jangan jadikan Self –reward  alasan pembenaran untuk membeli ini dan itu, karena tanpa sadar pengeluaran membengkak akibat pemborosan demi self-rewad. Sebelum membeli self-reward, pastikan bahwa kamu sudah memikirkan matang matang dan melakukan perhitungan, supaya nanti tidak menyesal.

Memang kita perlu untuk mengapresiasi diri sendiri, tapi perlu diketahui juga mengapresiasi diri sendiri tidak melulu harus membeli barang-barang yang mahal yang bersifat konsumtif ya.karna jika hal ini sudah menjadi kebiasaan, banyak yang tidak bisa membedakan dan malah kebablasan.

Self-reward tidak melulu harus membeli barang-barang mahal, jajan atau traveling. Ada banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan untuk mengapresiasi diri tanpa harus mengeluarkan uang lho.Untuk Mengindari hal yang bersifat konsumtif dan boros, Berikut ini Ada beberapa cara yang bbiasa saya lakukan sebagai self-reward tanpa harus mengeluarkan uang, yaitu Menonton Film, Me Time dan tidur sepuasnya. 

Nah, bagaimana dengan kamu? apakah kamu benar-benar memberi self-reward atau hanya alasan saja sebegai pembenaran untuk hidup boros?jadi, Sebelum membeli sesuatu lebih baik sipikirkan dulu, apakah memiliki manfaat, apakah kamu akan senang setelah membelinya, apakah sudah sesuai dengan pencapaian yang telah kamu lakukan, pastika kamu mempertanyakan hal-hal tersebut sebelum membeli sesuatu dan dampaknya apakah sudah sesuai dengan pencapaian yang sudah kamu lakukan atau tidak.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x