Mohon tunggu...
Tri Atmoko
Tri Atmoko Mohon Tunggu... Peneliti Satwa Liar

Pengalaman menelusuri hutan, berbagai pengetahuan alam dan satwa liar.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Program Sertifikasi Kayu Meningkatkan Geliat Usaha Kayu Rakyat

8 April 2021   17:17 Diperbarui: 8 April 2021   17:39 29 0 0 Mohon Tunggu...

Sertifikasi legalitas asal usul kayu melalui penerapan SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan terjadinya pembalakan liar. Sampai saat ini penerapan sertifikasi lagalitas kayu masih banyak dilakukan oleh perusahaan kayu sekala besar yang berorientasi ekspor.

Bagi masyarakat lokal dan usaha kecil sertifikasi bukan hal yang menjanjikan, karena bagi mereka tidak terkait langsung dengan ekspor. Selain itu biaya sertifikasi dan pemeliharaannya relatif mahal.

Angin segar mulai diperoleh masyarakat lokal saat ada peluang mengikuti program sertifikasi oleh pemerintah. Kegiatan pendampingan dan fasilitasi dilakukan oleh pemerintah dan lembaga donor. Selain sertifikasi akan dibiayai, masyarakat juga akan mendapat pengetahuan, jejaring bisnis, perbaikan manajemen produksi. Dengan adanya dukungan dari pemerintah penerapan sertifikasi hasil hutan kayu ini mulai berjalan.

Sebagai contoh, perkembangan penerapan program sertifikasi di Lampung. Berdasarkan data Dinas Kehutanan Prov. Lampung tahun 2017 menunjukkan bahwq dari 134 industri kayu dan 15 kelompok tani hutan, sebanyak 29 diantaranya sudah mendapatkan sertifikat.

Untuk mengkaji pelibatan publik dalam rangka penguatan perhutanan sosial maka dilakukan kerjasama antara Badan Litbang dan Inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Australian Center for International Agricultural Research selama kurun waktu 2016-2021.

Hasil penelitian berjudul Enhancing Community Based Commercial Forestry (CBCF) in Indonesia (2016 - 2021) telah memberikan beberapa rekomendasi.

Terdapat tiga hal yang perlu dilakukan untuk memacu capain program sertifikasi ini. Pertama, proses sertifikasi bagi kelompok tani hutan dan usaha kecil perlu dilakuka lebih efisien. Kedua, perlu penambahan jumlah asessor yang dapat lebih mudah diakses secara lokal. Ketiga, diperlukan insentif khusus bagi kayu rakyat yang sudah memiliki sertifikasi legalitas kayu.

#KementerianLHK

#P3SEKPI 

#ACIAR 

#CBCF Indonesia 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x