Finansial Pilihan

Bingung Bedakan Mana Kebutuhan, Kepentingan dan Keinginan?

11 Juni 2018   21:45 Diperbarui: 11 Juni 2018   22:08 576 0 0
Bingung Bedakan Mana Kebutuhan, Kepentingan dan Keinginan?
instantinsurancenetwork.com

Generasi Millenial, ya begitu orang-orang katakan tentang generasi masa kini yang punya gaya hidup yang selalu berkembang sesuai zaman. Mulai dari trend fashion, trend minat dan bakat, trend social media sampai trend kuliner terbaru, semua itu pasti akan dijajaki oleh gen millenial demi terjaganya status generasi millenial mereka yang sejatinya merupakan kebanggaan bagi diri mereka.

Tidak mengenal berapa pendapatan mereka perbulannya, yang namanya hasrat atau keinginan untuk memiliki sebuah barang pasti akan selalu ada dalam diri mereka. Sampai segala macam cara dilakukan demi terpenuhinya hasrat tersebut, mulai dari cari pendapatan tambahan dengan bisnis lain, memaksimalkan insentif perusahaan tempat bekerja bagi karyawan, sampai harus berhutang baik ke rekan dekat ataupun dengan bank. Hal tersebut yang membuat kita harus berhati-hati dalam menggunakan uang kita dalam membelanjakan sesuatu.

Tidak jarang kita lebih mendahulukan sebuah kepentingan yang tidak seberapa penting daripada kepentingan lain. Seperti contohnya, kita paham betul bahwa handphone merupakan suatu hal yang wajib dimiliki orang-orang dewasa ini. Maka tak jarang kita lihat orang-orang yang rela mengumpulkan uang berbulan-bulan gaji mereka demi mendapatkan tipe handphone terbaru dengan harga berapapun walaupun kondisi handphone yang mereka gunakan masih tergolong layak pakai. 

Sementara itu, mereka terlalu fokus mengganti-ganti handphone sampai mengabaikan hal yang lebih penting yaitu bayar sewa kost. Demi keinginan mereka untuk mempunyai tipe handphone terbaru, mereka sampai melupakan kebutuhan terpentingnya untuk tetap tinggal.

Hal itu baru salah satu contoh saja, masih banyak lagi contoh lain yang tidak bisa dijelaskan.

Lantas apa yang membuat kita harus bisa membedakan mana hal yang harus diprioritaskan atau yang harus ditunda terlebih dahulu?

Tentunya kita harus dapat membedakan mana Kebutuhan, Kepentingan dan Keinginan.

Kebutuhan adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakkan mahluk hidup dalam aktivitas-aktivitasnya dan menjadi dasar (alasan) berusaha. - wikipedia

Kepentingan adalah dasar dari timbulnya tingkah laku individu karena adanya dorongan untuk memenuhi kepentingan yang bersifat esensial bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri, jika individu berhasil memenuhi kepentingannya, maka ia akan merasakan kepuasan dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kepentingan akan menimbulkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya. - nadiaswahedi.blogspot.com

Keinginan adalah suatu rasa yang ada di dalam diri manusia dimana rasa itu adalah rasa yang membuat manusia ingin mempunyai atau merasakan sesuatu. - spot-log.blogspot.com

Dari ketiga definisi diatas bisa kita simpulkan mana yang seharusnya didahulukan dari yang lainnya, yaitu Kebutuhan pertama, diikuti oleh Kepentingan dan yang terakhir adalah Keinginan.

Oleh karena itu, kita sebagai kaum Generasi Millenial mestinya sadar betul atas ketiga hal tersebut diatas demi terciptanya pengelolaan keuangan yang baik, agar kita tidak menyesal di masa yang akan datang.

Berikut cara-cara agar kita dapat mengelola keuangan dengan baik agar kebutuhan, kepentingan dan keinginan terpenuhi:

1. Buat Daftar Mana Hal yang Merupakan Kebutuhan, Kepentingan dan Keinginan

singlegrain.com
singlegrain.com

Kebutuhan hidup manusia pada dasarnya ada tiga, yakni sandang, pangan dan papan. Yakinkan terlebih dahulu bahwa ketiga hal ini sudah terpenuhi atau teratasi sebelum hal-hal lainnya. Karena sejatinya ketiga hal ini merupakan segalanya. Kepentingan dapat berupa kendaraan, alat komunikasi, da lain-lain. Pada dasarnya kepentingan merupakan hal-hal pendukung kebutuhan manusia. 

Sedangkan Keinginan dapat berupa perhiasan mewah, barang-barang branded, tempat nongkrong yang sedang hits, dan lain-lain. Keinginan harus ditahan jika dua hal sebelumnya berupa kebutuhan dan kepentingan belum sepenuhnya terpenuhi.

2. Hindari Tempat-tempat yang Berpotensi Membuat Kita Tergiur untuk Mengeluarkan Uang untuk Hal-hal yang Tidak Perlu

crowded-mall-5b1e888fab12ae051861cdc2.jpg
crowded-mall-5b1e888fab12ae051861cdc2.jpg

Kurangi menyambangi mall-mall, resto atau cafe mahal, dan lain-lain. Kenapa? Karena hal itu membuat kita tergiur dengan penawaran-penawaran para penjual yang seringkali membuat kita tidak berpikir untuk mengeluarkan uang.

3. Gunakan Barang-barang yang Masih Layak Pakai

pinterest.com
pinterest.com

Jika kita memiliki pakaian yang sudah sejak lama kita pakai namun masih nyaman dipakai dan enak dipandang, untuk apa kita membuangnya? Ada baiknya kita tetap memakai pakaian itu. Hal itu dilakukan untuk mengontrol pengeluaran yang tidak perlu. Jika kita sudah punya, untuk apa kita mencari yang lain lagi? Sama halnya dengan barang-barang lain yang masih layak pakai seharusnya kita dapat bijaksana dalam menggunakannya.

4. Mulai Menggunakan Uang Sebaik Mungkin Berdasarkan Prioritas

Semakin maju sebuah daerah, semakin mahal pula biaya hidup disana. Hal itu berlaku pada semua sektor, seperti kuliner, pakaian, properti dan teknologi. Daripada kita membuang uang kita untuk kesenangan sesaat, ada baiknya kita menabung atau berinvestasi. Mulai dari buat tabungan untuk menikah, tabungan pendidikan, tabungan KPR rumah atau hal lain yang dapat berguna dimasa yang akan datang.

5. Datang dan Ikuti Seminar atau Sharing Session Mengenai Mengatur Keuangan

dok: kompasiana
dok: kompasiana

Tepat tanggal 7 Mei 2018 kemarin, Komunitas Blogger Jakarta diundang oleh Kompasiana dan Bank Danamon dalam acara Sharing Session "Seimbangkan Gaya Hidup dan Pengelolaan Finansial" di Hotel Cordela Norwood Jakarta, dengan pembawa materi Budi Raharjo (Direktur dan Senior Partner OneShildt Financial Planning) dan Eko Fitri (Affluent Product Manager Bank Danamon Indonesia).

Di event tersebut kita tidak hanya dikasih materi yang berisi teori tentang bagaimana mengelola keuangan terutama bagi kaum millenial, tapi juga berupa langkah konkret yang harus kita lakukan demi tercapainya pengelolaan uang yang oke.

Yaitu dengan menggunakan D-Bank oleh Bank Danamon yang tersedia di semua platform smartphone dan bisa diunduh langsung di HP kita semua.

dok: danamon
dok: danamon

dok: danamon
dok: danamon

D-Bank (D-Mobile) adalah aplikasi perbankan dari Danamon yang mempermudah hidup kita dengan berbagai fasilitas perbankan yang cepat mudah dan nyaman, bisa diakses kapan saja dan dimana saja sesuai dengan keinginan kita. Selain itu, kita bisa daftar menjadi nasabah Danamon kamu cukup registrasi melaui D-Bank Registration.

 D-Bank Registration adalah aplikasi perbankan dari Danamon yang dapat diunduh melalui smartphone dan memberikan kemudahan bagi pengguna untuk dapat membuka rekening kapanpun dan dimanapun sesuai dengan keinginan. Semua kendali ada ditangan kita.

dok: danamon
dok: danamon

Keuntungan Pembukaan Rekening Melalui D-Bank Registration :

  1. Proses pembukaan rekening yang CEPAT. MUDAH. NYAMAN.
  2. Bunga yang menarik.
  3. Bebas biaya administrasi bulanan.
  4. Gratis biaya tarik tunai ATM, biaya transfer online antar bank, biaya cek saldo (maksimal 10x per bulan melalui jaringan ATM Bersama, ALTO dan Prima).
  5. Dapat langsung bertransaksi menggunakan layanan D-Bank (D-Mobile) dan Danamon Online Banking yang memiliki beragam fitur transaksi yang lengkap dan terkini seperti pembukaan rekening tambahan, penempatan deposito online tanpa harus datang ke cabang Danamon.
  6. Mendapatkan D-Point, Danamon reward point untuk setiap transaksi yang dilakukan dan bisa ditukarkan dengan berbagai macam hadiah

D-Bank Registration, Cara Mudah Mendapatkan Kendali Finansial Kamu

Berikut beberapa cara menggunakan Aplikasi D-Bank Registration untuk Buka Rekening Bank Danamon:

  1. Download aplikasi D-Bank Registration di Google Playstore atau App Store.
  2. Ikuti 3 langkah mudah: Upload dokumen yang diminta, lakukan pengisian informasi pribadi dan verifikasi melalui video call atau mendatangi cabang Danamon terdekat.
  3. Kamu dapat memilih pengambilan Kartu Debit yaitu dengan pengiriman Kartu Debit ke alamat kamu yang terdaftar di danamon atau bisa juga dengan mengambilnya di booth atau cabang Danamon terdekat.
  4. Jika Kamu memilih untuk mengirimkan Kartu Debit Kamu, jangan lupa untuk mengaktivasi nya di Aplikasi D-Bank Registration Kamu.
  5. Setelah Kartu Debit diterima, jangan lupa untuk menandatangani Kartu Debit kamu pada bagian belakang kartu.
  6. Setelah Registrasi berhasil, kamu langsung bisa log in kedalam aplikasi D-Bank (D-Mobile) atau mengakses layanan Danamon Online Banking melalui www.danamonline.com dan dengan menggunakan alamat e-mail dan password yang telah kamu buat pada aplikasi D-Bank Registration untuk dapat mengakses berbagai macam layanan transaksi perbankan.

Isi Saldo ke Rekening Kamu

Setelah berhasil membuat rekening kita harus memasukan dana di rekening kita, begini langkah-langkahnya:

  1. Transfer atau kirim uang ke rekening kamu.
  2. Pilih Bank Danamon sebagai Bank tujuan (masukkan kode Bank Danamon: 011) diikuti dengan 12 digit nomor rekening kamu.
  3. Masukan nominal transfer sesuai keinginanmu.
  4. Kamu juga bisa melakukan setor tunai melalui teller di cabang Danamon terdekat.

 Cara Aktivasi Kartu Debitmu:

Jika kamu sudah berhasil membuat rekening segera lakukan aktivasi Kartu Debit kamu untuk menikmati fitur-fitur transaksi terkini dari D-Bank (D-Mobile). Aktivasi Kartu Debit dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan datang ke Danamon terdekat atau melalui aplikasi D-Bank Registration Kamu, yaitu dengan cara:

  1. Lakukan login ke aplikasi D-Bank Registration.
  2. Klik tombol Aktivasi Kartu Debit.
  3. Masukkan 16 digit nomor Kartu Debit kamu.
  4. Masukkan kode verifikasi yang dikirimkan ke nomor ponsel yang sudah kamu daftarkan.
  5. Buat dan masukkan 6 digit PIN ATM.
  6. Masukkan kembali PIN ATM untuk konfirmasi.
  7. Aktivasi Kartu Debit selesai.

Cukup simpel kan untuk kita semua buat buka rekening D-Bank Danamon? Makanya Tunggu apa lagi? Yuk langsung buka Play Store atau App Store, terus kita buat akun rekening D-Bank di Aplikasi D-Bank Registration.

#SaatnyaDBank #SaatnyaPegangKendali