Toto Karyanto
Toto Karyanto Wiraswasta

Orang biasa

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Gundah

24 Oktober 2018   01:02 Diperbarui: 24 Oktober 2018   01:46 248 1 0
Puisi | Gundah
Ilustrasi foto: kerajinan kain perca Irma Suryani. Dokpri

Mengapa pada setiap resah

Tumpahkan segala gundah 

Tidak... tidak..

Matahari tak pernah salah

Mungkin rembulan merana...gelisah

Karena bintang gemintang tertutup awan

Bukan mendung yang menghadang hujan 

Merah darah penuh amarah

Cakrawala jingga menahan duka

Lelah... Aku sangat lelah

Menanti titik embun di ujung Cemara

Lesu... tiada lagi yang mau menyapa

Senyum pagi sang bidadari 

Melati harum tak lagi mewangi

Dan kicau burung menyambut pagi

Tanpa nada dan birama

Harmoni itu hanya dalam kata-kata 

Bulu-bulu elang perkasa tercerabut dusta

Para durjana pembawa bencana 

Dan para penggembala silang sengketa 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2