Mohon tunggu...
Topik Irawan
Topik Irawan Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Full Time Blogger

Full Time Blogger

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

Mampukah Piala Sudirman Mudik ke Tanah Air Tahun Ini?

1 Oktober 2021   21:38 Diperbarui: 1 Oktober 2021   21:41 168
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tim bulutangkis Indonesia siap tempur di ajang Piala Sudirman(sumber poto: instagram badminton.ina)

Negeri Tirai Bambu untuk urusan menjuarai Piala Sudirman memang kampiun, dari 16 kali helatan kejuaraan beregu campuran ini, China mendominasi dengan memenangkan sebelas  gelar juara, di susul dengan Korea Selatan yang mendulang empat kali juara dan di susul Indonesia yang meraup satu gelar.

Meski Piala Sudirman  mengacu pada penghormatan terhadap tokoh bulu tangkis Indonesia, Dick Sudirman namun soal jumlah raihan piala masih kalah jauh dengan Korea Selatan apalagi China. 

Selain pernah menjadi juara pada edisi perdana di tahun 1989 ketika Indonesia mampu meredam perlawanan Korea Selatan dengan skor 3-2. Tim Merah Putih pernah menjadi runner up sebanyak enam kali.

Di tahun ini, edisi ke 17 piala Sudirman di helat, ada mimpi yang tersembul yakni memulangkan kembali Piala Sudirman ke tanah air. Setelah merantau 32 tahun, tahun ini adalah saatnya Piala Sudirman kembali. Energia Areena, Vanta, Finlandia menjadi tempat berlangsungnya turnamen beregu campuran dua tahunan.

Adapun tim Sudirman Cup Indonesia berada di grup C bersama, Russia, Denmark dan juga Kanada. Di pertandingan pertama grup, Indonesia melibas Rusia dengan skor telak 5-0. Kemudian ketika menghadapi Kanada, jantung pecinta bulu tangkis dibuat berdegup karena Kanada mampu mengimbangi permainan dan memaksakan skor 2-2.

Namun ganda campuran Rinov Rivaldy/ Pitha Haningtyas mampu mengunci kemenangan di pertandingan terakhir setelah mampu mengalahkan Sankerth/ Crystal Lai dengan skor 21-14,21-10. Indonesia unggul 3-2. Lawan terakhir di grup C adalah raksasa bulu tangkis Eropa yakni Denmark.

Perebutan gelar juara grup C berlangsung ketat dan juga bikin deg degan, sempat unggul di game pertama melalui ganda putra Marcus Gideon/Kevin Sanjaya. Dua tungal putra dan putri malah kalah dari lawan lawannya, Anthony Sinisuka Ginting di kandaskan Anders Antonsen dengan dua set langsung 9-21, 15-21.

Putri Kusuma Wardani kalah rubber set melawan Mia Blichfeldt dengan skor 11-21,21-16,14-21. Beruntung pasangan peraih medali emas Olimpiade, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu mampu menyamakan kedudukan dan skor berubah menjadi 2-2. 

Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva menutup kemenangan tim Merah Putih setelah menjungkalkan ganda Denmark mathias Tirry/Amelia Magelund dengan dua set langsung, 21-8, 21-17.

Indonesia dalam drawing perempat final akan menghadapi runner up grup D yang ditempati negara jiran Malaysia, negeri serumpun ini memiliki kekuatan di sektor tunggal putra dengan pemainnya yaitu Lee Zii Jia dan ganda peraih medali perunggu Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Namun Indonesia pun tak ingin dipecundangi begitu saja.

Sektor ganda putra, ganda putri dan ganda campuran siap melapis tunggal putra dan tunggal putri, semoga saja perempat final yang berlangsung hari ini membawa kabar kemenangan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun