Mohon tunggu...
Topik Irawan
Topik Irawan Mohon Tunggu... Blogger Vlogger Buzzer Aktifis Buruh

Blogger,Vlogger, Buzzer,Aktifis Buruh

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

I Putu Randu, "Si Tengil" Middle Blocker Tim Voli Indonesia di SEA Games 2019

13 Desember 2019   22:30 Diperbarui: 13 Desember 2019   22:31 151 1 0 Mohon Tunggu...
I Putu Randu, "Si Tengil" Middle Blocker Tim Voli Indonesia di SEA Games 2019
Pemain voli asal Tabanan, I Putu Randu yang namanya moncer seusai Sea Games 2019(dok:jawapos.com)

Tahun ini timnas voli Indonesia saat mengikuti ajang Sea Games 2019 tampil impresif dan tak pernah kehilangan satu set pun untuk menggapai emas Sea Games, berada di Grup B bersama tuan ruma Philipina, Vietnam dan Kamboja. Maju ke semi final sebagai juara grup dan lawannya adalah Myanmar, di babak menuju final ini lagi lagi anak asuh Liu Qiujiang ini mampu meredam perlawanan Wai Ya Htike dan kawan kawan dengan set langsung dan di final telah ditunggu Philipina yang membuat kejutan mengalahkan Thailand.

Hasil final cabor Voli indoor putra memang telah sama sama kita ketahui, setelah puasa gelar sejak tahun 2009, Sigit Ardian dan kolega mampu mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia, tim Indonesia mampu menang telak tiga set langsung atas tuan rumah Philipina. Philsport Arena seakan menjadi saksi betapa perkasanya tim bola voli Indonesia saat memboyong medali emas Sea Games 2019.

Diantara gegap gempita pemain yang berjibaku untuk mempersembahkan emas, satu nama yang mencuri perhatian penulis yakni I Putu Randu Pradana, selain tangguh untuk memblok serangan lawan, pemain kelahiran Tabanan, 15 Januari 1994 kerap membuat suasana di lapangan terlihat kocak dengan aksi aksi "tengilnya", salah satu yang ikonik adalah saat ia berpura pura akan mengambil bola dari Philipina di luar lapangan, alih alih mengambil bola yang memang keluar, Putu Randu malah joged joged mengangkat tangan bersama pemain cadangan di pinggir lapangan.

Kontan pendukung tuan rumah yang melihat tingkah konyol middle blocker andalan tim bola voli Indonesia terlihat sebal dan meneriakan "booo" namun ia malah tersenyum dan masuk lapangan dengan gaya cuek. Pemain yang pernah membela klub Samator ini memang beberapa kali bergaya konyol dan tengil diantara point demi point yang di raih merah putih, bahkan netizen Philipina menumpahkan kekesalannya di twitter.

Banyak yang tak menyangka bahwa sebelum menekuni voli, I Putu Randu pernah menggeluti olah raga sepak bola dan basket, putra dari pasangan I Nyoman Parwata dan Ni Putu Sri Armoni. Penampilan tengil ala I Putu Randu mengingatkan kita kepada pebulu tangkis yakin Kevin Sanjaya yang kerap melakukan selebrasi jika pencetak point atau gaya Kevin yang mampu membuat lawannya rada rada sebal. Hal itu juga di lakukan I Putu Randu saat menghadapi Myanmar di semi final.

Saat berhasil memblok serangan pemain Myanmar, I Putu Randu berjalan seperti penguin untuk selebrasinya dan angka Indonesia pun bertambah menjadi 12-6 dan akhirnya Indonesia mampu menggulung Myanmar di semi final.

Teror penonton saat laga Philipina vs Indonesia saat memperebutkan emas pun seakan tak dipedulikan Putu randu, di layar kaca terlihat ia juga melakukan selebrasi dengan menggerakan tangan di leher yang membuat penonton pendukung tuan rumah ramai bersorak setelahnya. Penampilan Putu Randu sebagai middle blocker memang cukup tangguh menutup jalur serangan spiker Philipina dan kita tahu hasilnya, setelah sepuluh tahun menunggu, emas voli putra pun menjadi milik Indonesia.

Selamat untuk I Putu Randu Pradana, terima kasih dengan selebrasi yang menghibur ditengah ketatnya upaya untuk membawa kembali medali emas Sea games yang sudah merantau sepuluh tahun di negeri orang. Penampilan tim voli Indonesia memang mantap dan semoga kedepanya akan terus meningkat kembali prestasinya, bukan sekdar di Asia Tenggara namun bisa di level Asia

VIDEO PILIHAN