Mohon tunggu...
TOPIK PILIHAN

REMAJA MEMBUNUH BALITA

10 Maret 2020   01:57 Diperbarui: 13 Maret 2020   22:38
 REMAJA MEMBUNUH BALITA

Kabar mengenai pembunuhan balita di Sawah Besar, Jakarta Barat, membuat banyak yang terkejut. Pasalnya, pelaku (masih) berusia 15 tahun dan ia sendiri yang menyerahkan diri ke polisi, mengakui perbuatannya. Dari laporan yang ia akui, tersangka NF (15) membunuh balita APA (5) karena terinspirasi oleh karakter film yang sering ia tonton.

Kejadian ini cukup memilukan, karena bisa terjadi di dalam rumah. Pertama, bagaimana bisa orangtua tidak mengetahuinya? Lalu, kedua, jika memang benar ia terinspirasi oleh tayangan yang ia tonton, mengapa orangtua bisa membiarkan seorang anak mengakses tayangan-tayangan semacam itu? 

Bagaimana tanggapan Kompasianer mengenai kejadian ini? Jika memang sedikitnya waktu yang bisa diluangkan oleh orangtua kepada anaknya, adakah cara untuk mengaturnya? Silakan tulis konten Kompasianer menanggapi kasus ini dengan menambahkan label Remaja Membunuh Balita (menggunakan spasi).