Mohon tunggu...
b
b Mohon Tunggu... Kompasianer

Terimakasih buat teman teman yang sudah mrmbaca, vote, dan memberi komentar.Semoga banyak rezekinya ya

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Edhy Prabowo Ditangkap, Ferdinand Sentil Anies Baswedan, Fadli Zon Singgung Harun Masiku

26 November 2020   14:10 Diperbarui: 26 November 2020   14:12 362 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Edhy Prabowo Ditangkap, Ferdinand Sentil Anies Baswedan, Fadli Zon Singgung Harun Masiku
sumber gambar tribunnews.com

Penangkapan menteri KKP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tampaknya tidak memuaskan beberapa pihak walaupun mereka tetap mengapresiasinya. Setidaknya itulah yang terlihat dari pernyataan dua politisi tanah air Fadli Zon dan Ferdinand Hutahaean.

Fadli Zon sendiri akhirnya buka suara Setelah lama dinanti komentarnya tentang penangkapan Edhy Prabowo yang adalah kader Gerindra. Melalui akun twitter-nya Fadli Zon mengapresiasi penangkapan yang dilakukan oleh KPK dan langkah yang diambil oleh Edhy Prabowo untuk mundur dari Gerindra sekaligus mundur sebagai Menteri KKP.

Tapi Fadli Zon tidak berhenti sampai disitu saja, politisi Gerindra yang terkenal kritis kepada pemerintah ini turut meminta KPK menangkap Harun Masiku.

Harun Masiku sendiri merupakan buronan KPK sejak 17 Januari 2020. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap terhadap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Hingga kini, keberadaan eks calon legislatif dari PDIP itu belum diketahui.

Di sisi lain mantan kader partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menganggap ada kasus korupsi yang lebih besar dan pernyataannya ini ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kasus yang dimaksud Ferdinand Hutahaean adalah anggaran yang sudah dikeluarkan untuk membayar penyelenggaraan balapan Formula E yang batal.

"Publik menuntut keterbukaan informasi tentang proyek gelap gulita E Formula Jakarta ini. Kepada siapa uang Fee Rp.560 Milliar itu ditransfer? Atas nama siapa dan di bank mana."(sumber:Twitter Ferdinand Hutahaean)

Sebelumnya memang direncanakan penyelenggaraan balapan Formula E di Jakarta namun harus tertunda karena adanya covid 19. Dan uang muka yang sudah disetorkan pun kini Jadi pertanyaan banyak pihak.

Lalu Bagaimana sikap Komisi Pemberantasan Korupsi menghadapi isu-isu yang diperhadapkan kepada mereka? Tentu kita berharap agar KPK terus maju pantang mundur. Dan poin-poin di bawah ini adalah yang kita harapkan agar KPK dapat maksimal menjalankan tugasnya:

Pertama, tentu kita mengharapkan Presiden Joko Widodo mendukung KPK secara moral. Karena dukungan moral presiden terhadap KPK Pasti sangat berpengaruh pada kepercayaan diri anggota KPK dalam memberantas korupsi. Jika kelak Jokowi ingin diingat sebagai presiden yang menaruh dasar yang baik untuk negara ini maka Jokowi bisa memulainya dari isu pemberantasan korupsi.

Bagaimanapun, sebuah program akan babak belur dan tidak bisa dirasakan oleh masyarakat jika terdapat korupsi didalamnya. Kalau seseorang mencuri yang dirugikan paling hanya si empunya barang. Tapi kalau seseorang korupsi yang menderita seluruh rakyat Indonesia atau minimal rakyat di suatu daerah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x