Mohon tunggu...
b
b Mohon Tunggu... Kompasianer

Terimakasih untuk teman2 yang sudah vote dan berkomentar di artikel saya

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

PAN Reformasi, KAMI, Radikalisme Jadi Presiden Amien Rais Sejak 1998

30 Agustus 2020   11:16 Diperbarui: 30 Agustus 2020   11:25 855 9 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
PAN Reformasi, KAMI, Radikalisme Jadi Presiden Amien Rais Sejak 1998
Tribun news.com

Kalau kita membaca perjalanan politik Amien Rais, tidak berlebihan rasanya jika saya memilih kata radikalisme tanpa tanda kutip.Tentu bukan radikalisme dalam arti kaum beragama yang penuh kemarahan dan hidup tanpa toleransi pada sesamanya.Radikal disini saya artikan dalam konteks ambisi Amien Rais dalam berpolitik.Selama ini Amien Rais dikenal sebagai tokoh reformasi, walaupun hal itu dibantah oleh Adian Napitupulu.Menurut Adian, Amien Rais hanya muncul saat detik-detik terakhir kepemimpinan Presiden Soeharto.Saat Soeharto sudah akan lengser disitulah konon Amien Rais langsung mencuri panggung.

Amien Rais, jika kita baca riwayat politiknya juga punya hobi melengserkan tokoh lain.Pertama Soeharto, kita anggap saja begitu, walaupun mahasiswa lah yang mempertaruhkan nyawa untuk berdemo menurunkan sang bapak pembangunan itu.Kedua, saat Amien Rais mendepak Megawati pada tahun 1999, alasannya  perempuan tak pantas memimpin.Ketika itu presiden masih dipilih lewat MPR.Pemilu 1999 akhirnya dimenangkan oleh Gus Dur. Kemenangan ini, juga tak bisa lepas dari peran Amien Rais. Namun, dukungannya tak sampai pada akhir masa jabatan Gus Dur. 

Ketiga, Amien Rais, yang awalnya mendukung malah berbalik sikap menekan. Apalagi saat itu hubungan Gus Dur dan Amien Rais memang sudah mulai memburuk. Keretakan hubungan keduanya ikut mempercepat jatuhnya Gus Dur. Nanti saya akan simpulkan kenapa Amien Rais selalu bersikap begitu.Bahkan di era demokrasi yang presidennya sudah langsung dipilih oleh rakyat, ambisi Amien Rais untuk menggulingkan presiden masih terlihat.

Amien Rais bahkan pernah berselisih dengan  Ketua PAN sebelumnya Hatta Rajasa.Amien Rais ketika itu mengkritik pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di bawah kendali SBY, dimana kadernya Hatta Rajasa menjadi salah satu pejabat penting, yaitu Menteri Kordinator Perekonomian (Menko Perekonomian), yang tak lain adalah pengendali ekonomi nasional.

Berlanjut ke masa pemerintahan Jokowi.Amien Rais juga pernah marah besar karena sejumlah anggota dan pengurus GNPF MUI bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana.Semua ini karena Niatnya menjadi Presiden gagal total karena pada tahun 2004 hanya meraih 15 persen suara.Amien Rais kalah dari SBY-Jusuf Kalla.

Jadi wajar jika Amien Rais terus mengkritik SBY.Bahkan kekecewaan Amien Rais berlanjut sampai ke Jokowi.Presiden Jokowi jadi pelampiasan Amien Rais atas ketidak beruntungannya mencalonkan diri jadi Presiden.Itu sebab Amien Rais sering secara eksplisit meminta agar Jokowi mengundurkan diri jadi presiden.Ini adalah semangat Amien Rais.

Saat presiden dipilih langsung oleh rakyat Amien Rais kehilangan powernya.Sehingga dia rindu, saat di masa keemasannya, dia bisa melakukan berbagai trik politik untuk menggulingkan presiden.Saat itu presiden masih dipilih oleh MPR.Tapi saat presiden sudah dipilih langsung oleh rakyat, rakyat sendiri yang akan menjadi lawan Amien Rais jika dia ingin melawan konstitusi.

Dari kisah ini bisa dilihat potret Amien Rais yang tua dan layu, yang rindu kejayaan dimana kelihaian politiknya mampu membuatnya jadi salah satu sosok yang ditakuti dalam dunia politik.Tapi sekarang masanya sudah berbeda, jaman sudah terbuka, sehingga tidak ada satu tindakan dibalik layarpun yang tidak terhendus oleh publik.Maka bersikap frontal adalah jalan frustasi Amien Rais.

Beberapa kali dia meneriakkan agar Jokowi mundur, tapi suaranya bagai tangisan anak kecil ditengah deru ombak yang mengamuk.Amien Rais bukan lagi singa jantan dewasa yang membuat lawan gentar.Karena partai politik sudah sangat mapan dan matang.Bahkan saat ini nyaris semua partai bersatu mendukung pemerintah.Maka Amien Rais kecewa, sehingga gerakan akar rumputlah yang dipilihnya.

Dia ikut mendorong Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), lalu sekarang ingin mendirikan PAN Reformasi.Sudah pasti inisiatifnya ini tak lepas dari kekecewaannya pada partai yang didirikannya itu.Amien Rais sendiri sudah didepak oleh PAN karena sudah tidak sesuai dengan haluan partai.Maka Amien Rais dalam kerentaannya seorang diri mencari dukungan diluaran sana.Walaupun tampaknya sangat sulit baginya untuk mewujudkan keinginannya menjadi Presiden.

VIDEO PILIHAN