Media Pilihan

Hal yang Dapat Kalian Lakukan di Kompasiana Selain Menulis

6 Agustus 2018   19:13 Diperbarui: 6 Agustus 2018   19:37 659 14 10
Hal yang Dapat Kalian Lakukan di Kompasiana Selain Menulis
pixabay.com

Okey ini tulisan ringan saja...

Kalo dilihat dari tanggal saya bergabung di Kompasiana, 31 Oktober 2014, berarti saya sudah jalan empat tahun mengenal "blog keroyokan ini."Biarpun secara aktivitas, tidaklah selama bergabung saya sudah aktif menulis.Ada jeda-jeda yang cukup panjang.Misalnya saat baru membuat akun, hampir satu tahun kemudian saya baru mulai menulis.

Terus di tahun ini juga, baru belakangan ini lagi saja saya nulis di platform ini.Entahlah, waktu itu saya merasa butuh tantangan baru.Salah satu platform yang ingin saya "taklukkan" adalah youtube.Bukan ngejar terkenalnya sih, sekali bukan.Saya gak punya ambisi jadi terkenal.

Menurut saya terkenal itu sudah pasti kalau kita bisa bikin konten yang bagus.Jadi gak perlu diusahakan.Artinya sedikit banyak saya sudah melihat beberapa perubahan yang dialami oleh platform ini.Dari segi kepemimpinan misalnya, mulai dari Pepih Nugraha,kang Isjet, hingga yang terbaru katanya diteruskan oleh mas Nurul Uyuy.

Dalam jeda tidak menulis itu sesekali saya masih membuka kompasiana, untuk sekedar melihat-lihat.Nah berdasarkan pengalaman saya, kalau tidak menulispun ada beberapa kegiatan yang dapat kalian lakukan saat membuka Kompasiana.

Pertama, kepoin kompasianer lama yang sudah jarang menulis.Kadang saya kangen juga sama kompasianer yang dulu aktif memberi komentar, saling menyapa, hingga sekedar ber-haha-hihi.Untuk beberapa nama bahkan sudah tidak pernah menulis apapun lebih dari dua tahun.Apa kabar? Masih sehat? Sudah jadi youtubers? masih hidupkan?

Untuk ini saya berencana bikin artikel yang berisi daftar nama kompasianers yang sudah lama tidak menulis.Mungkin yang sudah tidak menulis sekitar dua tahunan atau satu tahun ke atas.Semoga bisa terlaksana.Biasanya kompasianer Syifa Ann rajin bikin artikel yang begituan.Mungkin dia sibuk meniti karir di dunia yang baru setelah lulus kuliah dengan perjuangan yang menakjubkan.

Nah ya ini, kalo kalian lagi mentok ide untuk menulis, berselancar saja di Kompasiana, kenali kompasianers yang dulu populer dan mungkin sekarang akunnya sudah menjadi fosil.Saya beberapa kali sering juga bertanya kira-kira mereka kemana ya? Kecewakah dengan kompasiana? Atau memang sudah bosan, dan sudah waktunya memulai "mainan" yang baru.Saya gak tahu..

Kedua, saya suka juga melihat artikel terbaru.Perbedaannya, kalo dulu menurut saya jumlah artikelnya lebi rame, secara kuantitas lebih banyak artikel yang tayang.Sekarang saya lihat jumlahnya sudah jauh berkurang.Dan juga ada perubahan dari segi artikel itu sendiri.Misalnya dulu, masih ada penulis politik kelas wahid yang artikelnya dibaca ratusan ribu orang.Kalau sekarang rasanya sulit sekali mecapai jumlah itu.

Tapi bukan soal itu saja sih, sekarang meraka sudah tak pernah menulis politik di kompasiana.Dulu bisa dibilang tulisan seputar politik itu primadona banget karena banyak yang baca, kalau sekarang artikel politik di kompasiana malah kalah sama topik-topik yang lebih segar.Kayaknya nih ya, kompasiana sudah gak cocok buat jadi referensi orang yang hobi dunia politik.Itu perubahan yang saya rasain.

Dulu bisa saling balas membalas antara satu penulis dan penulis lain, tapi sekarang kompasiana sudah lebih adem...

Ketiga, main ke artikel penulis lain dan lihat kompasianer baru yang tulisannya keren-keren.Ada beberapa kompasianer baru yang saya suka baca tulisannya karena keren-keren.Disatu sisi ada juga akun kompasianer baru,akunnya gak pakai foto, kalau posting tulisan juga gak pakai gambar.Ya ini kayak asal jadi aja ya menurut saya.Ya berproseslah ya, kalau mereka ketagihan nulis mungkin nanti tulisannya dibikin lebih rapi.

Jadi melihat apa yang baru di kompasiana juga adalah kerjaan saya kalo lagi gak bisa nulis.Ya seru juga sih, ada penulis lama yang masih menulis biarpun gak serutin dulu.Ada juga yang sama sekali hilang karena Kompasiana sering eror.Beberapa hal yang hilang gregetnya adalah sya gak punya keinginan lagi apakah artikel saya masuk nilai tertinggi ataupun tidak.

Dulu saya akan menyempatkan diri untuk komentar sana sini biar artikel saya juga dikomentarin banyak orang, tujuannya selain biar akrab ya biar artikel saya juga masuk posisi paling atas nilai tertinggi.Tapi ya sensasi itu hilang, saya pikir wajar saja, karena saya bukan baru kemarin malam menulis di kompasiana.Jadi manusiawilah kalau ada beberapa hal yang hilang.

Jadi intinya, mengamatai tentang apa yang terjadi, apa yang berubah dana apa yang hilang dari kompasiana adalah kerjaan saya kalau lagi gabut.Mungkin kalian bisa lebih kreatif, mengamati kompasiana untuk dijadikan topik skripsi mungkin kayak kompasianer Syifa Ann hehe.Atau apalah kira-kira yang bisa dikerjain selain menulis.

Ah..atau baca-baca artikel lama punya kompasianer favorit juga bisa dilakuin.Contohnya membaca artikel lama Opa TJIPTADINATA EFFENDI.Menurut saya artikel beliau harta karun semua tuh, banyak banget pengalaman hidupnya yang dibagiin melalui artikel.Bisa juga kita baca-baca, karena jumlah artikelnya memang banyak dan bagus-bagus untuk dibaca dan direnungkan...

jadi demikianlah aktivitas yang bisa kita lakuin di Kompasiana selain menulis..

cemiww