Mohon tunggu...
Tohir Markum
Tohir Markum Mohon Tunggu... Guru - Pensiunan dan wiraswasta

Bergiat dalam perintisan pembenahan eschatologic spiritual qoutient afterlife oriented yang mempunyai ranah conscience suara hati, perasaan dan logika common sense.

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

The Overripe First Degree Philosopher

15 September 2022   05:11 Diperbarui: 16 September 2022   11:21 152 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock

Bagian pertama. __Sekilas pandang filsafat bagi awam. __  

***Definisi sederhananya adlah : cara berpikir yang menyeluruh dan tuntas secara subyektif, untuk menemukan kebenaran. Menyeluruh disini adalah lebih ke makna integral kebersatuan menelaah antar hubungan, selain dari makna pendukungnya dalam cara berpikir filsafat ini,,yg mrupakan rinciannya, dimana otomatis koheren melekat pada pemaknaan menyeluruh integral,  yakni holistic_ kebersatuan nilai, dan komprehensifi kebersatuan beragam konsep2 ilmu. Metodenya adalah dialektika dari Hegel,  yakni thesis,antithesis dan synthesis, dimana paradigmanya_kerangka dan landasan berpikirnya adalah moral universal. Subyektivitas ini mutlak membutuhkan kehatihatian, oleh karenanya, takkan serampangan mengeluarkan synthesa, dan synthesa subyektif inipun, adalah masih merupakan thesa bagi yg dapat lebih mendalaminya, demikianlah seterusnya, sehingga diharapkan menemukan ujung kebenaran, tatkala secara subyektif ataupun kolektif, dibenarkan oleh suarahati_conscience, dan logika common sense, dengan menafikan unsur perasaan negatif. Didalam proses menuju ujung tsb, itulah terjadi dialektika, wacana2, kompromi aliran2 pemiikiran,dsb, sehingga merupakan pencarian tiada ujung. Adapun, filsafat sebagai kata serapan ini, secara etimologic asal usulnya dan semantic artinya, adalah dari Yunani, philosophia,  philia : cinta,persahabatan, dsb, lalu sophia: kebijaksanaan, alhasil, berarti : pecinta kebenaran.  Berikut ini adalah salahsatu contoh filsafat dalam seharihari  ,yg diambil dari situs   nibiobank :   Contoh Filsafat Dalam Kehidupan Sehari Hari.   April 18, 2022 by Dimas Antara   : 1. Berpikir Kritis
 2. Berpikir Radikal
 3. Berpikir Reflektif
 4. Berpikir Logis
5 . Bertindak dengan Koheren
6. Bertindak Konsisten
7.Berpikir Konseptual
8 Berpikir Komprehensif
9  Bertindak Sistematis
10  Bertindak Bebas serta Bertanggung Jawab.   Pnulis mensynthesakannya, mudah2an bisa diambil manfaat dari sudut lainnya  : Butir satu sampai empat dan butir tujuh, adalah dapat disatukan kedalam butir delapan, : berpikir komprehensif holistic menyeluruh, yakni butir satu berpikir kritis, tak langsung menerima,menyaringnya, butir dua,radikal keakar2nya tuntas, secara subyektif maksimal, ataupun berusaha agar tak terlalu banyak yg bisa dikritisi pihak lain,ataupun sebatas berdasar derajat keseriusannya, namun bukan menentukan derajat kejujurannya,ketiga, reflektif, bercermin ke pengalaman2 yg umumnya ada, baik yg berupa aksioma_kebiasaan yg dinilai benar,local wisdom kearifan lokal, sejarah, dsb,,logis dan ketujuh,konseptual, teratur sistematis,  ,.

Alhasil, intinya filsafat ini adalah cara berpikir yg menyeluruh integral antar semua hal, yg tentunya serius, dimana otomatis sekaligus akan mencakup lima butir kegiatan berpikir tadi. Adapun  inti dalam semua butir aspek tindakan, bagi umumnya orang, adalah juga akan  otomatis s , yakni " "berbuat positif ", misalnya, nomor lima, koheren_ melekatkan smua pengetahuan miliknya scara optimal dalam prosesnya, untuk hasil maksimal ktika tercapai,, nomor enam, konsisten_ajeg disiplin yg bukan disiplin buta, manakala scara umum disepakati terdapat sedikit banyaknya kekurangan , nomor 9,  sistematis_ teratur terencana. dan nomor 10,  bebas bertanggung jawab.  

Alhasil, scara sederhana, filsafat adalah " cara berpikir yang menyeluruh integral untuk mendapat kebenaran". Setelah teraihnya kebenaran universal yg tentunya dapat dibreakdown pada setiap butir2 nya, maka akan otomatis inheren dengan aspek tindakannya. Dikarnakan sudah sekianlamanya filsafat ini, yakni abad 6 SM, di Yunani, dngan tokohnya Thales, Phythagoras,dll , maka sgala hal ihwalnya, adalah merujuk pada keberadaan tentangnya, dan diambil manfaatnya. Pembagian umumnya adlah, epistemologi, metafisika, aksiologi, logika. Dalam yg prtama,epistemologi_dari kata episteme/pengetahuan, trdapat ontologi dan kosmologi. Epistemelogi singkatnya adalah teori2 ttg : , yg pertama adlh hakikat_trmasuk dasar2nya, keabsahan oleh metode ilmiah,, , tujuan untuk kebenaran,dll, yg kedua, adalh sumbernya_unsurnya,yakni :  kesatu, adalah  empirisme pengalaman, dimana di dalamnya trmasuk adat, kedua, adalah  rasionalism brpikir ilmiah dngan test/bukti, ketiga, adalah naluri perasaan persangkaan2 subyektif, dan keempat,  adalah wahyu.  Lalu yg kedua, metafisik,, meta artinya diatas, yakni juga ttg. hakikat dari yg nampak , terbagi dua, yakni , kosmologi dan ontologi . Kosmologi adlah ttg alam raya, dst, ontologi, adalah mengkaji realita secara kritis, didalamnya ada realisme,empirism, naturalism, dalamamana ketiga2nya adalah menjawab pertanyaan kuantitatif, dan kualitatif pada berbagai hal abstrac dan nyata,.,disini tokohnya, Thales. Plato, Socrates, juga Plotism, yakni di era sesudah Plato,abad 3 M, , .  Yg jadi bahan kajian ,diantara intinya adalh ; , tak ada yg berdiri sendiri, segalanya  bermula dari satu substansi, demikian juga Plotinus, dngan teori emanasinya, teori pancaran, yakni adanya Tuhan/ Sang absolut/realiltas pertama/ Tuhan. Di kita, kuranglebih seperti halnya kasunyatan, ilmu Jawa kuno, yg berunsur religi.  Selain itu,, Socrates, banyak berkarya dlam banyak bidang, misal zoologi, fisika,metafisik, logika,etnik,politik,puisi,.kedokteran. ,  Kmudian yg ketiga adalh aksiologi, berasal dari kata : axion bahasa Yunani, artinya nilai yakni ttg. mngkaji "nilai" manfaat hakikat suatu ilmu, dll, terdiri dari etika dan estetika keindahan _seni . 

Yg keempat adalh logika, diantaranya deductiv_empirism, seperti yg ditekankan oleh iAristoteles, namun tetap  memerlukan inductiv_ experimen penelitian2 ilmiah,dsb  Adapun filsafat ilmu , salahsatu definisinya dari Wikipedia adalah : ____menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. fillsafat ilmu memiliki cabang-cabang filsafat yang berkaitan dengan dasar, metode, asumsi dan implikasi ilmu pengetahuan dari ilmu yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. ____  Filsafat ilmu ini sering tumpangtindih  dengan epistemologi, l ontologi, kosmologi dan logika. Filsafat ilmu mempunyai obyek formal : hakikat ilmu pengetahhuan itu sendiri , yg mana obyek formal ini  adalah untuk memahami obyek materialnya,  tujuan, persepektif sudut pandangnya, dasar2nya,dll, adapun obyek materialnya adalah ilmu itu sendiri.   Ada yg membagi bahwa inti filsafat ilmu adlh manusia,dunia dan akhirat, dimana dalam segi akhirat, terdapat eschatologi, yakni ilmu keakhiratan transendental ilahiyah, yg mana berbeda dengan escapism, ataupun agnostic_petapa, dll, namun jikapun ada unsur escapismnya, adalah uzlah batin,kholwat ruhaniyah, tafakur,kontemplasi,muhasabah diri,dsb.                                               

****Bagian kedua.  ___Ujung pencarian filsafat ___.   Sekilas ttg filsafat itu, adalah untuk diambil manfaatnya, dimana ketika stagnan dalam perangbatin mencari kebenaran, seyogyanya dikedepankan "rasa takut" , ,yakni tak ada yg dapat menahan datanngnya covid varian baru, tsunami taifun,gempa, ataupun yg seharihari, petir di siangbolong, hujan yg tak henti, cuaca panas,dsb. . Munngkin, teorinya, inilah juga yg membuat adanya "paham Universe", the Secret, sekitar tahun sembilanpuluhan, dimana untuk pribadinya masing2, terdapat teori bahwa  agama2nya mereka adalah masih koheren melekat. Kmudian, dengan bekal " rasa takut" yg melewati pencarian filsafat ini, seperti halnya para pendahulu, dapat terketemukan premis2,pernyataan2 dari dalil_postulat transendentic, yg tentunya, merupakan suatu yg tegas, dll. , misalnya jikalau dalam Islam disebutnya muhkamat_qathi, contohnya, al baqarah ayat 2. , dzaalikal kitaabu, laa roiba fiih, hudal lil muttaqin. IKitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Demukian juga, di agama2 lainnya. Alhasil filsafat ini, mudah2an dapat menyokong upaya mencari kebenaran, mengalahkan "keakuan" dalam perang batin, dimana "keakuan" ini, selalu mempertahankan rasa berat , dengan menumpang perasaan negatif, ke sebelah kiri kalbu swarahati masing2, terutama dalam perang2 besar untuk ihwal2 pokok.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan