Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Nandira Gadis Asal Toraja Jadi Pemenang Takeover Melbourne 2022

30 November 2022   19:10 Diperbarui: 30 November 2022   19:18 172
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: ABC/Uma Srikantha

Perempuan keturunan Indonesia, Nandira menulis tentang adat Toraja dalam kompetisi anak muda di Melbourne

 Budaya Tana Toraja Mendapatkan Kehormatan di Australia

Lebih dari 10 tahun lalu, saya dan isteri,pernah melakukan perjalanan sarat dari  Makasar menuju Toraja dengan kendaraan . Perjalanan ini merupakan pengalaman yang tak pernah akan terlupakan bagi kami berdua. Karena jarak dari Makasar menuju Ke Tana Toraja ditempuh selama.lebih dari  12 Jam . 

Diperjalanan tidak tampak ada rest area untuk tempat bisa untuk istirahat dan makan. Karena sudah pukul 2 siang, yang ada hanya Penjual ikan Bakar. Kami coba beli sekedar mengisi perut yang sudah keroncongan, ternyata ikan banyak durinya . Kami tidak bisa makan dengan ikan tersebut Untuk mana kami beli buah  Srikaya yang banyak dijual dipinggir jalan . Mengisi perut yang keroncongan dengan buah serikaya selama perjalanan lumayan .hingga kami tiba di Toraja  mendekati tengah malam. . Sejak itu,kami tidak lagi tertarik untuk melakukan perjalanan jauh,karena selain dari jalan yang gonjang ganjing,tidak ada rest area dimana kita bisa istrirahat dan ke toilet.

Kembali Kejudul

Tapi tulisan ini tak hendak mengulangi kisah lama Melainkan khusus untuk menyampaikan berita gembira yakni Nandira ,gadis asal Toraja menjadi juara Takeover di Melbourne .Tulisannya soal ritual upacara adat kematian di Toraja telah mampu memukau hati para juri hingga para juri sepakat menobatkannya sebagai salah Pemenang dalam program Takeover Melbourne 2022. 

Takeover Melbourne memberikan sebuah platform bagi ratusan anak muda dari berbagai penjuru di kota Melbourne untuk menceritakan identitas mereka lewat seni bercerita atau storytelling

Nandira menceritakan pengalamannya saat mengikuti upacara adat di Toraja di tahun 2013.Menurut Nandira, kematian sering diartikan sebagai topik yang tabu, namun ia berharap dapat menyajikan perspektif baru tentang siklus kehidupan lewat ceritanya.Apresiasi yang besar terhadap kebudayaan,menjadi alasan mengapa Nandira yang berusia 17 tahun ingin menceritakan bagaimana kematian diperingati kepada warga Australia.

Sumber bacaan :https://www.abc.net.au/melbourne/programs/takeover-melbourne/nandira-endeavourhills-takeover-melbourne-winner/101563140

Catatan tambahan:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun