Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Bagaimana Rasanya Menerima Penghargaan Kompasianer of The Year?

7 November 2021   19:11 Diperbarui: 7 November 2021   19:17 127 32 12
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
gambar: dipinjam dari Kompasiana.com

Berbagi Kue Kebahagiaan

Saya menerima  penghargaan sebagai Kompasaner of the Year 2014 pada tanggal 22 November 2014. Saya dan isteri duduk berdampingan dengan bu Fey Down . Sampai pada saat itu saya sungguh tidak terpikirkan bahwa diri saya akan terpilih sebagai Kompasianer of the Year karena ada banyak Penulis yang lebih handal dibandingkan diri saja. 

Tapi beberapa saat sebelum acara dimulai, ada yang membisikan pada saya bahwa ia mendapatkan bocoran bahwa saya termasuk salah satu diantara yang akan menerima penghargaan. Bagaimana perasaan saya? 

Sejujurnya saya sangat senang. Apalagi saat "bocoran "tersebut menjadi kenyataan dan saya diundang naik keatas pentas. Isteri saya langsung memeluk saya dan bu Fey Down menyalami saya dan mengucapkan selamat berulang kali. 

Terpilih dari  Sekian Ribu Penulis

Bayangkan dari sekian ribu bahkan konon ada puluhan ribu para Penulis di Kompasiana, nama saya disebut "Tjiptadinata Effendi sebagai Kompasianer of the Year 2014". Belum habis gema suara panitia bergaung didalam ruangan, tepuk tangan yang meriah memenuhi seluruh ruangan yang dihadiri ratusan para Penulis. 

Sungguh suatu kebahagiaan yang tidak mampu saya lukiskan dalam kata kata. Penghargaan untuk pertama kalinya saya mendapatkan Piagam Penghargaan adalah sebagai anggota ORARI dengan Call Sign YB0BEE dan isteri sudah mendapatkan penghargaan Worked All Indonesian Award. 

Bahkan isteri saya sebagai Wanita Pertama yang menerima Worked All Indonesian Award dengan Call Sign YB0BEH. Sebagai penghargaan  atas peran serta kami sebagai anggota dan sekaligus pengurus di ORARI Pusat, maka kami berdua mendapatkan kartu anggota seumur hidup dan Call Sign tersebut tidak dapat dialihkan kepada orang lain.Dan Kini Kebahagiaan Tersebut Terulang Kembali Untuk Kedua Kalinya

Sayang Sekali Penerima Kompasianer of the Year Banyak Yang Tidak Aktif lagi

Tentu merupakan hak privasi seseorang mau terus menulis atau tidak. Dan tak seorangpun berhak mempertanyakannya. Saya hanya merasa heran, mengapa setelah menerima penghargaan sebagai Kompasianer of the Year banyak orang berhenti menulis? Hingga saat ini saya belum menemukan jawabannya. 

Semoga penerima Kompasianer of the Year 2021 ini kelak akan tetap menulis, walaupun sudah menerima penghargaan .

Tjiptadinata Effendi

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan