Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Usia Belum Genap 4 Tahun , Setiap Hari Bangun Jam 3.00 Subuh

14 Juni 2021   21:40 Diperbarui: 15 Juni 2021   05:02 276 40 16 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Usia Belum Genap 4 Tahun , Setiap Hari Bangun Jam 3.00 Subuh
20210614-223615-60c76a178ede480d5023bbe2.jpg

Dokumentasi pribadi 

Hari  Ini Irmansyah Effendi  Merayakan Ulang Tahun ke 55 

Seperti yang sudah pernah dituliskan dalam kisah semasa kami masih tinggal di Pasar Tanah Kongsi ,putra pertama kami Irmansyah Effendi setiap hari bangun jam 3.00 subuh untuk bersama ibunya ke Stasiun Kereta Api di Pulau Air kota Padang.Dari sini dengan menumpang Kereta Api berangkat menuju Stasiun Kereta Api Pariaman ,yang berjarak lebih kurang satu jam perjalanan,untuk membeli kelapa,guna diparut dan dijual. Karena sudah pernah dikisahkan,maka tentu tidak perlu ditulis ulang lagi kisahnya.  Tapi karena tadi ,kami sekeluarga lagi membuka album tempo dulu,maka saya teringat untuk menulisnya sekilas saja. Irmansyah Effendi yang pada waktu itu belum genap berusia 4 tahun atau tepatnya 3 tahun 8 bulan,hari ini merayakan Hari Ulang Tahun ke 55. 

Irmansyah juga seorang Penulis .Belasan judul buku karya tulisnya diterbitkan oleh Gramedia Utama ,yang esensialnya sebagian besar adalah tentang open heart meditatio dan buku tentang Natural Walking . Tapi tidak dapat dicantumkan nama buku buku tersebut disini,agar jangan sampai ada anggapan promosi terselubung. Penjelasan ini,hanya sebatas informasi,bahwa karya tulis putra kami ,hampir dua kali lipat banyaknya bila dibandingkan dengan karya tulis saya,yang total 10 judul buku yang diterbitkan oleh PT Elekmedia Komputindo.Sedangkan buku buku Irmansyah diterbitkan oleh Gramedia Utama.

img-20210614-wa0053-60c76a5c8ede4829810e1c42.jpg
img-20210614-wa0053-60c76a5c8ede4829810e1c42.jpg
Dokumentasi pribadi 

Serasa Bagaikan Mimpi

Membolak balik album semasa kecil.,mau tidak mau kami jadi ingat,sewaktu Irman akan berulang tahun ke 4 ,tapi sungguh tidak ada uang untuk membeli kue Ulang Tahun. Agar Irman tidak terlalu kecewa, Hari Ulang tahun "dirayakan" dengan "kue ultah" yang dibuat oleh ibunya dari bahan gabus bekas .Dan dengan air mata berlinang,kami menyanyikan lagu :" Panjang umurnya"

Karena itu serasa bagaikan mimpi,hari ini Irmansyah Effendi sudah merayakan Hari Ulang Tahun ke 55 di Restoran Kungfu Kitchen di Morley ,kota Perth. Selain dari kami berdua dan Irmansyah bersama Luci isterinya,juga hadir anak anak  mantu ,Kevin Effendi dan Astrid, Giovano dan  Gulce ,Dea Karina Puteri dan Paul.serta si bungsu Angelia ,serta cicit pertama kami Hayley .Walaupun jelas cicit kami belum bisa makan,karena baru berusia 2 bulan,tapi setidaknya merupakan momentum yang sangat membahagiakan 4 generasi berkumpul dalam acara makan malam bersama.

20210614-191030-60c76a47d541df4ed74e73a2.jpg
20210614-191030-60c76a47d541df4ed74e73a2.jpg
Acara Potong Kue Dirumah

Usai makan malam di Kungfu Kitchen,kami pulang untuk melanjutkan perayaan Ulang Tahun dengan acara tiup lilin dan potong kue,dengan menyanyikan lagu :" Panjang umurnya  ,Panjang umurnya serta mulia .." Kemudian dilanjutkan dengan acara buka kado.  Acara yang sangat sederhana dan tidak ada hal hal yang bersifat spektakuler atau "wah",tapi bagi kami sekeluarga,sungguh menghadirkan rasa syukur yang mendalam. Karena telah dikaruniai kesehatan lahir dan batin,sehingga dapat ikut merasakan kebahagiaan bersama anak mantu dan cucu cucu,serta mantu cucu dan cicit pertama kami.

20210615-055636-60c7d2178ede485c2c4ed752.jpg
20210615-055636-60c7d2178ede485c2c4ed752.jpg
Dokumentasi pribadi/mengendong cicit pertama sebuah kebahagiaan tersendiri 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x