Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Senyuman Manis Berubah Jadi Menyeringai (Bukan Humor)

23 Juli 2020   09:43 Diperbarui: 23 Juli 2020   09:40 306
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi: tigermobile.com

Sejak HP Menjajah Manusia

Tulisan ini bukan humor dan juga bukan cara untuk menarik orang untuk membaca.melainkan sejujurnya merupakan bentuk keprihatinan mendalam.betapa digital product telah menjajah manusia begitu dalam. 

Sehingga secara tanpa sadar,tidak hanya mengubah tatanan hubungan antar manusia yang selama ini dijalin dari hati ke hati,menjadi hubungan ala kadarnya. Bahkan begitu dahsyatnya,hingga mampu mengubah sebuah senyuman manis yang meneduhkan hati,menjadi menyeringai

Mungkin bukan hanya saya pribadi yang mengalaminya.Ketika menyapa seorang kenalan atau sahabat yang sudah lama tidak bertemu.yang selama ini direspon dengan senyuman manis yang meneduhkan atau tertawa ceria mengungkapkan kegembiraan hati. 

Sejak HP  mendominasi kehidupan sebagian besar umat manusia, tanpa sadar.setiap kali kita menyapa seseorang ,maka responnya yang kita peroleh bukan lagi sebuah senyuman tulus.melainkan lebih mirip menyeringai. 

Yakni membuat gerakan seakan sebuah senyuman,tapi karena digerakan oleh pikiran dan bukan terbit dari lubuk hati,maka yang timbul bukanlah sebuah senyuman manis atau tawa ceria,melainkan persis seperti robot yang lagi tersenyum.

Semoga Jangan Sampai Merasuk Dalam  Kehidupan Rumah Tangga Kita

"Ponsel mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat " bukanlah hanya sebatas slogan,tapi sungguh sungguh sudah merasuk kedalam kehidupan berkeluarga. 

Tak terhitung contoh contoh buruk.yang dapat kita baca atau disaksikan dengan mata kepala sendiri,betapa satu keluarga yang terdiri dari kedua orang tua dan anak anak,tapi saling berkomunikasi dengan orang lain. Bahkan di tempat tidur,sepasang suami istri begitu tega,saling melukai hati pasangannya dengan berkomunikasi dengan orang lain. 

Masih Adakah Home Sweet Home Dlrumah Kita ?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun