Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Di Era Keterbukaan, Apakah Berarti Semua Boleh Dibuka di Depan Umum?

9 Maret 2019   19:11 Diperbarui: 9 Maret 2019   19:24 248
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi: halosehat.com

Keterbukaan Itu Ada Rambu Rambunya. Seperti misalnya:

Keterbukaan antara suami dan istri untuk menjaga agar keharmonisan dalam berumah tangga dapat berlangsung hingga akhir hayat. Dalam kata lain jangan ada hal yang disembunyikan atau ditutup tutupi antara suami dan istri. Karena kalau sebelum menikah, ada istilah ini punya saya dan itu punya kamu". Tapi setelah menikah, semua yang ada menjadi milik bersama. Kata "saya punya" dan "kamu punya" diganti dengan kata "Kita punya".

Pengertian saling terbuka,tentu saja tidak hanya sebatas terbuka dalam hal hal yang menyangkut kehidupan pribadi antara pasangan suami istri, tapi juga menyangkut terbuka dalam hal berpakaian. Kalau suami istri dalam kamar, saling tidak mengenakan pakaian, siapa yang boleh mengatakan tidak sopan?Namun, tentu hal ini ada koridor yang membatasi, yakni harkat kita sebagai manusia yang beradab dan memiliki marwah.

Tentu saja, bukanlah berarti, masalah keterbukaan ini diperlakukan sama bagi orang lain siapapun adanya termasuk terhadap anak anak, saudara kandung dan bahkan orang tua sendiri. 

Dalam hal ini, tentu tidak perlu diberikan contoh, karena kita semua sudah memahami bahwa suatu hal yang baik bisa jadi berubah menjadi buruk bila dilakukan di tempat yang tidak tepat, misalnya buka baju di depan mertua.

Ada Rasa Kesantunan Yang Patut Dijadikan Rambu Rambu

Kata "santun" bermakna "halus dan baik (budi bahasanya, tingkah lakunya); sabar dan tenang; sopan (kamus KBBI). Walaupun berada di rumah kita sendiri,tetap saja ada rambu rambu yang perlu di pedomani. Misalnya, kalau kita mandi, tentu saja semua pakaian dilepaskan. 

Kalau ada orang mandi dengan pakaian lengkap berarti sudah harus segera diperiksa oleh seorang Psikolog. Tapi begitu keluar dari kamar mandi, tentu kita sudah berpakaian rapi, walaupun berada di rumah sendiri. Karena kalau kita keluar dalam kondisi masih tanpa pakaian, tiba tiba di rumah sedang ada tamu atau mungkin saja putri kita sedang datang berkunjung. Gimana rasanya?

Hal inilah agaknya yang membedakan antara kita dengan makluk lainnya. Manusia memiliki marwah dan harkat diri yang seharusnya dijaga dan dipertahankan. Bila hal ini diabaikan, maka berarti kita sudah kehilangan harkat diri kita.

Hal Hal Kecil Dapat Menjadi Penyebab Rusaknya Rumah Tangga

Dalam  kehidupan ini, semua orang sudah tahu bahwa orang bisa tergelincir dan  jatuh hanya karena terpeleset ketika menginjak  batu krikil. Tapi sayang sekali banyak orang melupakan prinsip hidup ini, yakni karena menggangap cuma hal sepele, maka sering diabaikan. Akibatnya, walaupun bertubuh tegap, orang bisa terjatuh hanya lantaran terpeleset karena menginjak batu krikil. Banyak orang saking terbuai oleh sanjungan menjadi lupa diri dan melupakan tata krama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun