TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI profesional

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Sosial Pilihan

Mereka Tidak Selevel dengan Kita, Tapi Teladan Mereka Berikan Bikin Kita Malu

16 Mei 2018   22:38 Diperbarui: 17 Mei 2018   07:37 889 23 14
Mereka Tidak Selevel dengan Kita, Tapi Teladan Mereka Berikan Bikin Kita Malu
gambar: merdeka.com


Ada pribahasa mengatakan: "Jangan melihat siapa yang berbicara,tapi dengarkanlah apa yang dikatakannya" Siapa yang pertama kali mencetuskannya, sungguh saya tidak tahu.Tapi yang pasti bukan dari saya,karena saya hanya mengutipnya saja.

Nah, di sisi lain, mungkin tidak ada salahnya kita belajar dari mereka yang tidak selevel ,namun contoh teladan yang mereka kedepankan sungguh patut dijadikan contoh teladan.

foto dari anjing dan kucing kami /dokumentasi pribadi
foto dari anjing dan kucing kami /dokumentasi pribadi

Bukan Cuma Manusia Yang Tahu Kasih Sayang

Dulu ,saya bangga dalam hati dan merasa, bahwa satu satunya di dunia ini, anjing galak keturunan dari Siberian,yang kami pelihara , ternyata sangat menyayangi  seekor kucing Anggora. Dari sudut pandang manusia,mereka ini adalah musuh 7 turunan. Begtu tampak melintas seekor kucing,pasti akan diburu oleh anjing dan di koyak koyak,bilamana ia tidak sempat menyelamatkan diri. 

Tapi ternyata ,anjing  kami yang bernama Smoky dan Friend,tanpa ada yang mengajarkan tentang kebaikan dan bagaimana  hidup berdampingan dengan kasih sayang ,sangat menyayangi kucing yang bernama Snowy ini.

Bahkan begitu  dalam rasa sayangnya, pernah sekali waktu Snowy yang nakal tidak pulang semalaman kerumah. Ketika waktu makan malam,anjing kami tidak menyentuh makanan yang disediakan. Ia berdiri didepan pintu dan matanya menatap kejalan,menunggu Snowy pulang.

gambar:okezone
gambar:okezone

Baru keesokan harinya ,Snowy pulang,dengan keningnya  yang  terluka ,entah karena apa. Begitu kucing masuk kerumah, bagaikan anak hilang yang ditemukan kembali, anjing yang biasanya sangat galak ,ini menyongsong  dan menjilati luka kucing ini. Menyaksikan kejadian ini,kami yang menengok tak mampu menahan rasa haru. Betapa makluk,yang tak berkasta ini,mampu menunjukan kasih sayang

Kalau yang bercerita orang lain,mungkin saya kira cuma fiksi atau hoaks,tapi hal ini disaksikan oleh saya dan istri,serta cucu cucu kami. Betapa seekor anjing,mampu menyayangi, kucing yang berbeda bangsa dengan dirinya.

gambar: ww.dfn.7.com
gambar: ww.dfn.7.com

Ternyata Ada Singa  dan Harimau Yang Juga Mampu Menyayangi  Anak Rusa

Pada awal  saya menengok gambar,seekor singa ,sedang bermain dengan seekor anak rusa,saya kira pada awalnya, mungkin foto hasil editing. Begitu juga gambar harimau yang sedang bercanda dengan anak kijang. Tapi setelah saya perhatikan dengan seksama, sama sekali tidak tampak,tanda tadnan bahwa gambar ini adalah hasil rekayasa.

Ternyata ,bukan hanya anjing kami, yang mampu menyayangi musuh bebuyutannya,tapi juga ada Singa dan Harimau ,yang juga mampu menunjukan rasa kasih sayangnya kepada hewan,yang biasanya menjadi santapan mereka.


anjing-dan-kucing-5afc52b5bde575787c506e32.jpg
anjing-dan-kucing-5afc52b5bde575787c506e32.jpg

Anjing ini sedang menyilati luka dikepala kucing ,so sweet ./foto dokumentasi pribadi

Secara pribadi,dalam hati kecil,saya percaya bahwa kalau mereka kelak mati, pasti ada suatu tempat,yang merupakan surga bagi para hewan yang baik hati,seperti mereka ini. Mereka masuk :"surga" karena mampu membuktikan rasa kasih sayang terhadap hewan lainnya,bukan dengan memangsanya. Terbukti,bahwa bahkan hewan,mampu memilih jalan hidup yang benar.

Hingga larut malam,pikiran saya masih memikirkan hal ini..Menyaksikan gambar gambar ini,sungguh menyentak hati dan  merasa malu,bahwa kita yang levelnya lebih tinggi dari mereka,selama menganggap,bahwa hewan cuma tahu menerkam dan mencabik cabik mangsanya.Tapi ternyata tidak semua bersikap seperti itu. Padahal mereka tidak pernah mendapatkan pendidikan tentang moral dan kasih sayang

Mungkin ada yang dapat menjelaskan fenomena ini?

Tjiptadinata Effendi