Mohon tunggu...
Tiyo Widodo
Tiyo Widodo Mohon Tunggu...

AC Milan. Timnas Jerman. Ronnie James Dio. Nikola Tesla.

Selanjutnya

Tutup

Olahraga

Team of the Matchday: Liechtenstein!

3 Juni 2011   21:39 Diperbarui: 26 Juni 2015   04:54 0 0 0 Mohon Tunggu...

Sebuah wilayah yang kecil di tengah daratan Eropa dengan jumlah penduduk 35.000 jiwa. Dalam sepakbolapun, negara ini bukanlah kekuatan utama. Bahkan bersama Kepulauan Faroe, Andorra, dan San Marino, sering menjadi lumbung gol. Namun, semenjak memberikan kejutan kepada Portugal beberapa tahun yang lalu (menahan imbang), Liechtenstein sepertinya lebih bersemangat untuk melepaskan diri dari predikat tim anak bawang. Dalam Matchday ini, Liechtenstein meraih kemenangan pertama dalam kurun waktu 3 tahun. Mereka mengandaskan Lithuania dengan skor 2-0. Kemenangan ini adalah yang ketujuh sepanjang sejarah timnas Liechtenstein berkiprah dalam ajang resmi. Kemenangan memang menjadi hal yang jarang terjadi pada tim sepakbola Liechtenstein. Pantaslah kiranya jika keberhasilan ini disambut sukacita oleh semua penduduk negara kawasan pegunungan Alpen tersebut. Dengan kemenangan ini Liechtenstein sedikit bernafas meskipun masih berada di dasar klasemen kualifikasi Grup I. Mereka memang berada di grup yang berat karena di situ ada Skotlandia, Republik Ceko, dan....tentu saja Juara Dunia Spanyol. [caption id="attachment_112124" align="alignleft" width="394" caption="Philippe Erne, pencetak gol pertama ke gawang Lithuania"][/caption] Federasi sepakbola Liechtenstein (Liechtensteiner Fussballverband, LFV) bukanlah federasi yang baru terbentuk, melainkan telah ada sebelum Perang Dunia II, tepatnya pada tahun 1934. Dalam urusan sepakbola, Liechtenstein identik dengan klub bernama FC Vaduz. Klub ini bermarkas di ibukota, Vaduz, dan merupakan klub tertua (berdiri 1932). Liechtenstein sering memainkan pertandingan internasional di Stadion Rheinpark. Stadion ini mulai dipergunakan sejak tahun 1998 dengan kapasitas 6.127 tempat duduk. Meskipun ukurannya kecil, namun fasilitas yang berada di sana telah memenuhi standar FIFA dan UEFA. LFV bergabung ke dalam UEFA dan FIFA pada tahun yang sama yakni 1974. Sejak saat itu Liechtenstein mulai mendapatkan pengakuan dan resmi ikut serta di dalam pertandingan internasional. Pembangunan sepakbola di negara ini terus berlanjut hingga pada akhirnya UEFA memberikan kepercayaan sebagai tuan rumah kejuaraan Eropa U-19 pada tahun 2003. Lima tahun kemudian, UEFA Executive Committee menunjuk Liechtenstein untuk menjadi tuan rumah kejuaraan Eropa U-17. Pada tingkat senior, Liechtenstein juga secara tidak langsung memberikan andil bagi suksesnya penyelenggaraan EURO 2008 yang berlangsung di Austria dan Swiss. Perannya ialah sebagai tempat event-event yang diadakan oleh para staf kejuaraan waktu itu. Tidaklah mengherankan karena lokasi negara ini diapit oleh Austria dan Swiss. Penampilan tim nasional senior diawali pada tahun 1982. Kala itu mereka dikalahkan oleh Swiss dengan skor 0-1. Debut kualifikasi Piala Eropa mereka lakukan pada tahun 1994 (dikalahkan oleh Irlandia Utara 1-4). Meskipun kalah, pertandingan melawan Irlandia Utara ini dianggap bersejarah karena Liechtenstein mencetak gol untuk pertama kalinya, yakni melalui Daniel Hasler. Penampilan terbaik tim senior sejauh ini diraih pada kualifikasi Piala Dunia 2006 dengan raihan8 poin. Liechtenstein selayang pandang (dari en.wikipedia.org/wiki/Liechtenstein) Nama Resmi: Fuerstentum Liechtenstein (Principality of Liechtenstein) Motto: Fuer Gott, Fuerst und Vaterland (For God, Prince and Fatherland) Lagu kebangsaan: Oben am jungen Rhein Ibukota: Vaduz Pemerintahan: Monarki dengan kepala negara seorang pangeran (Principality) Kepala negara saat ini: Hans-Adam II Perdana menteri: Klaus Tschuetscher Kemerdekaan berdasarkan Perjanjian Pressburg: 1806 Kemerdekaan dari Konfederasi Jerman: 1866 Luas wilayah: 160,475 kilometer-persegi Mata uang: Swiss Franc (CHF)