Mohon tunggu...
Tito Adam
Tito Adam Mohon Tunggu... Social Media Specialist | Penulis | Fotografer | Editor Video | Copy Writer | Content Writer | Former Journalist

Senang untuk belajar dan belajar untuk senang | Instagram @titoadamp | Email titoadamp@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Mencoba Menulis di Kompasiana Non-Stop Selama Hampir Sebulan, Membuat Otak Kreatif Saya Bekerja!

24 Februari 2021   05:00 Diperbarui: 24 Februari 2021   05:09 107 13 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mencoba Menulis di Kompasiana Non-Stop Selama Hampir Sebulan, Membuat Otak Kreatif Saya Bekerja!
Ilustrasi menulis. Sumber : writingcooperative

Sebenarnya, saya sudah membuat akun Kompasiana sejak akhir tahun 2019, namun selama setahun ke belakang saya tidak terlalu aktif. Tercatat hanya satu artikel saja selama setahun terakhir. Sejujurnya saya lupa kalau saya punya akun ini.

Akhir tahun lalu, saya intens mengobrol japri dengan "mantan" teman sekantor saya, yang notabene-nya dulu adalah wartawan senior di salah satu media cetak terbesar di Surabaya. Kenapa kata mantan saya kasih tanda petik? Bagi saya, tidak ada kata mantan sebenarnya untuk yang pernah menjadi sejawat saya. Hanya saja bingung menyebut kata ganti yang pas.

Bagi saya, rekan saya itu sudah jadi tutor menulis saya. Iya, sudah seperti tutor. Senior satu ini selalu punya cara memotivasi saya agar mau menulis kembali di Kompasiana. Hingga akhirnya, awal tahun 2021 ini saya memutuskan untuk mencoba untuk aktif menulis di Kompasiana.

Menulis sendiri bukan hal yang baru bagi saya. Sejak SMA saya sudah menulis banyak artikel, ikut lomba jurnalis tingkat kota, bahkan diajak menulis sebuah rubrik di Kompas koran waktu itu. Sempat berhenti menulis ketika ambil kuliah di bidang perfilman dan broadcasting, namun akhirnya saya menulis kembali ketika saat berkuliah di kampus pencetak wartawan.

Menulis dalam berbagai banyak bentuk di dunia pekerjaan sudah pernah saya geluti. Mulai dari  bekerja sebagai script writer, content writer, hingga menulis sebuah berita saat saya bekerja menjadi wartawan, semua sudah pernah saya coba. Masing-masing punya kesulitan sendiri yang tidak bisa disamakan.

Saat ini, selain masih bekerja sebagai Social Media Specialist, saya fokus menulis di Kompasiana. Melalui platform ini, saya ingin kembali asah kemampuan menulis saya. Saya ingin mengukur apakah tulisan saya masih menarik bagi pembaca. Apakah saya juga bisa seaktif seperti kompasianer lainnya yang sudah terlebih dahulu join di sini.

Memang K-Rewards menarik bagi saya, tetapi bukan itu yang membuat saya untuk memutuskan aktif memanfaatkan Kompasiana. Ada satu hal yang memotivasi saya dan itu disampaikan oleh rekan saya tadi.

Katanya, menulis itu juga bisa jadi branding saya untuk dilihat orang lain, bagaimana orang tahu saya seorang Creative Writer jika saya tidak aktif menulis. Bagaimana orang tahu jika saya seorang Social Media Specialist yang cukup handal jika saya tidak pernah membagi ilmu dan pengalaman terkait sosial media.

Meskipun bekerja di pemerintahan, namun saya bukanlah pegawai negeri. Sehingga tidak selamanya pula saya berada di sini, perjalanan saya masih terlalu panjang untuk dijelajahi. Oleh karena itu, saya harus untuk terus belajar banyak hal, salah satunya ya menulis di Kompasiana ini.

Bagaimana saya tidak belajar, setiap hari saya harus memikirkan tulisan apa yang harus saya bagikan hari ini. Ini membuat otak saya bekerja keras setiap harinya agar tidak putus di tengah jalan. Sebenarnya hal seperti ini bukanlah hal yang baru bagi saya, karena sebagai Social Media Specialist akun pemerintahan, saya juga harus melakukan hal yang sama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN