Mohon tunggu...
Tito Adam
Tito Adam Mohon Tunggu... Jurnalis - Social Media Specialist | Penulis | Fotografer | Editor Video | Copy Writer | Content Writer | Former Journalist

Senang untuk belajar dan belajar untuk senang | Instagram @titoadamp | Email titoadamp@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Branding Produk di Sosial Media, Pilih Pasang Iklan atau Beli Follower?

22 Februari 2021   11:39 Diperbarui: 22 Februari 2021   11:51 676
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi. Sumber : keepo.me

Beli follower tentu ada manfaatnya. Ketika orang berkunjung ke akun brand dengan jumlah follower mencapai ribu atau juta akan terlihat gagah. Tim marketing juga gak akan malu ketika "unjuk gigi" di depan publik ataupun investor.

Namun beli follower juga beresiko. Pertama, sekarang sudah banyak jasa beli follower, jika kita tidak berhati - hati, kita akan ditipu. Salah satunya, teman influencer saya. Dia memegang sebuah akun besar dan centang biru, namun dia ingin menambah jumlah followernya.

Harapan dapat follower banyak malah jadi buntung. Akun yang dia pegang sempat gak bisa diakses. Berbagai cara dilakukan agar akun brandnya kembali lagi, dia juga sempat kontak saya untuk meminta tolong.

Singkat cerita, akhirnya akun tersebut kembali namun tidak mudah dan membutuhkan waktu hingga hampir 48 jam. Tentu ini sangat beresiko, untungnya saja akun tersebut tidak sampai digunakan untuk penipuan atau yang lain.

Pasang iklan

Pasang iklan saat ini cukup mudah dan murah (kecuali twitter, menurut saya. He he he...). Cukup belasan ribu anda sudah beriklan dengan engagement yang sesuai.

Semakin besar uang yang anda habiskan tentu semakin besar jangkauannya. Hasil iklan 100ribu untuk seminggu tentu akan berbeda dengan iklan 100ribu per hari.

Manfaat pasang iklan sendiri adalah agar orang - orang kenal dengan brand anda. Semakin sering iklan anda muncul, semakin membuat user sosmed ingat brand anda.

Iklan sendiri punya banyak bentuk, mengenalkan produk dengan cara kunjungi web, install app, follow akun page hingga boost postingan tertentu. Anda harus paham mengenai hal ini.

Jika berhasil, anda tidak hanya akan mendapatkan jumlah follower besar tetapi juga mendapatkan engagement yang besar. Berbeda dengan beli follower, beli follower akan ada masa berlakunya. Ketika sudah habis, follower anda akan hilang. Selain itu, beli follower tidak menjamin engagement brand anda akan tinggi di sosial media.

Bukan berarti iklan di sosial media tanpa resiko dan selalu menguntungkan. Jika strategi anda tidak tepat, anda hanya akan membuang uang saja untuk iklan.

Ingat, kedua hal yang kita bahas ini hanya pendukung, bukan hal yang utama. Yang paling penting adalah bagaimana akun anda mendapatkan emgagement besar dari organik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun