Mohon tunggu...
Om Gege
Om Gege Mohon Tunggu... Coffee4Soul.club

Coffee4Soul.club || Petani separuh hati, kuli tempo-tempo, penulis recehan, provokator kambuhan, revolusioner musiman

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Pening Membaca Permenkes PSBB, Jangan-Jangan Salah Ketik Lagi

4 April 2020   23:14 Diperbarui: 8 April 2020   10:49 1260 17 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pening Membaca Permenkes PSBB, Jangan-Jangan Salah Ketik Lagi
dr Terawan [Kompas.com]

Menteri Kesehatan akhirnya menerbitkan Peraturan tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar. Permenkes nomor 9 tahun 2020 ini berisi jabaran teknis pelaksanaan PSBB yang diatur PP 21/2020.

Pedoman yang baik adalah yang mudah dimengerti, tidak mengundang salah tafsir.

Tetapi membaca peraturan yang ditandatangani Menteri Terawan, saya malah mumet. Ada sejumlah ketentuan yang bukan cuma tidak terang-benderang memberi pedoman, tetapi patut diduga (lagi-lagi) salah ketik.

Saya menganggap salah ketik karena beberapa ketentuan itu bertolak belakang dengan kepentingan menegakkan pembatasan sosial dan jarak fisik.

Saya ambil contoh Pasal 13. Ini pasal paling penting, jadi inti Pedoman PSBB karena mengatur teknis bagaimana PSBB harus dilaksanakan.

Pada Pasal 13 Ayat (7) disebutkan, "Pembatasan tempat atau fasilitas umum sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dikecualikan untuk: a. supermarket, minimarket, pasar, toko atau tempat penjualan obat-obatan dan peralatan medis kebutuhan pangan, barang kebutuhan pokok, barang penting, bahan bakar minyak, gas, dan energi; b. fasilitas pelayanan kesehatan atau fasilitas lain dalam rangka pemenuhan pelayanan kesehatan; dan c. tempat atau fasilitas umum untuk pemenuhan kebutuhan dasar penduduk lainnya termasuk kegiatan olah raga.

Ayat (6) menyatakan, "pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dilaksanakan dalam bentuk pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak orang."

Sementara Ayat (1) mengatur, "Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar meliputi: .... c.  pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

Dari tiga ayat (1, 6, dan 7) dalam Pasal 13 di atas, kita paham bahwa untuk tempat-tempat yang  menjual obat-obatan dan peralatan medis kebutuhan pangan, barang kebutuhan pokok, barang penting, bahan bakar minyak, gas, dan energi; fasilitas pelayanan kesehatan; serta tempat kegiatan olahraga, TIDAK DILAKUKAN  pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak orang.

Ini aneh. Padahal tanpa perlu susah-susah berpikir kita tahu bahwa pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak orang di tempat-tempat seperti itu sebenarnya mudah saja, sehingga tidak ada alasan untuk mengecualikannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN