Mohon tunggu...
Om Gege
Om Gege Mohon Tunggu... Coffee4Soul.club

Coffee4Soul.club || Petani separuh hati, kuli tempo-tempo, penulis recehan, provokator kambuhan, revolusioner musiman

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Ini Kebijakan Anies Baswedan yang Patut Jadi Benchmark Atasi Corona

26 Maret 2020   17:58 Diperbarui: 26 Maret 2020   17:58 231 5 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ini Kebijakan Anies Baswedan yang Patut Jadi Benchmark Atasi Corona
Anies Baswedan [Kompas.com]

Beberapa kali pemerintah memang salah langkah. Ada kalanya lamban, pernah pula grasa-grusu. Tetapi pujian perlu diberikan sebab mereka mau belajar dari kesalahan, terus memperbaiki diri.

Kian hari kian banyak kebijakan baik yang diterbitkan pemerintah pusat, pemerintahan provinsi, dan pemerintah kota/kabupaten dalam menghadapi virus corona. Misalnya keringanan angsuran pinjaman kepada pekerja berpendapatan harian yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo. Begitu pula kebijakan Pemkot Surakarta yang menanggung konsumsi bagi pasien karantina mandiri dan keluarganya.

Yang terbaru, yang patut pula mendapat apresiasi adalah kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan mengubah sementara peruntukan tiga hotel milik BUMD Jaktour untuk digunakan sebagai basecamp atau tempat tinggal pekerja medis di DKI yang berjibaku merawat pasien Covid-19.

Diberitakan Kompas.com (26/03/2020), salah satu dari 3 hotel milik Jaktour yang dijadikan tempat menginap tenaga kesehataan yang merawat pasien Covid-19 adalah Hotel Grand Cempaka yang memiliki kapasitas 414 tempat tidur. Ditambah 2 hotel lain yang belum disebutkan Anies Baswedan, total kapasitas tempat tinggal sementara dokter dan perawat DKI adalah 700 tempat tidur.

Sudah didata 138 tenaga medis dari RSUD Pasar Minggu dan RSUD Tarakan yang akan menginap di Hotel Grand Cempaka. Pemprov sedang mendata tenaga medis dari rumah sakit-rumah sakit lain di DKI Jakarta.

Ada beberapa alasan mengapa kebijakan ini sangat diperlukan dan bermanfaat.

Yang pertama untuk menghindari penularan virus Corona kepada keluarga petugas kesehatan atau orang-orang serumah (kos atau kontrakan).

Kontak langsung dengan pasien positif corona, sekalipun terlindung di balik APD, menyebabkan para perawat dan dokter menjadi golongan paling rentan tertular corona, sekaligus carrier bagi orang-orang di sekitarnya.

Yang kedua untuk melindungi kondisi psikis dan fisik petugas kesehatan.

Saat ini tentara utama kita dalam memerangi Covid-19 adalah dokter, perawat, pun tenaga lain di rumah sakit. Menjaga kondisi fisik dan psikis mereka sangat penting.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN