Mohon tunggu...
Laro Jaong
Laro Jaong Mohon Tunggu... Lonely moody nosy opposition, coz none is sane but clown

Petani separuh hati, kuli tempo-tempo, penulis recehan, provokator kambuhan, revolusioner musiman

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Ketika Anies Baswedan Salah Algoritma

17 Maret 2020   05:45 Diperbarui: 17 Maret 2020   06:02 4448 24 10 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ketika Anies Baswedan Salah Algoritma
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan [Kompas.com]

Algoritma, ringkasnya adalah urutan rangkaian transaksi yang  benar agar input bisa diubah menjadi output yang diharapkan. Ya, begini saja agar rumusannya tidak seragam di mana-mana.

Memasak. Ini contoh paling jamak dalam menjelaskan algoritma. Ada urut-urutan yang ketat di sana. Kalau terbalik, ambyar.

Sebenarnya ke mana saja menoleh, kita bisa baku tatap dengan algoritma. Tetapi harus tahu juga, tidak segala di dunia mengada lewat algoritma yang ketat. Terkadang hal yang pertama dan menjadi sebab dalam suatu konteks atau tempat atau waktu bisa jadi kedua dan akibat pada lain kasus atau masa atau lokus.

Tetapi soal yang satu ini jangan dipusingkan dulu. Kita fokus omong algoritma saja.

Bahkan hal sederhana, seperti makan, ada algoritmanya. Masukan dulu makanan ke mulut, baru kunyah. Kalau duluan kunyah, makanan belum dimasukkan, lidah yang tergigit. Juga kunyah dulu baru telan, bukan sebaliknya, sehingga tidak keselek.

Nah, bikin kebijakan pun ada algoritmanya.

Misalnya dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Kita ingin menghambat penularannya dengan mengerem perjumpaan warga kota. Orang-orang harus dikondisikan agar lebih banyak berdiam diri di rumah, setidaknya selama 14 hari, umumnya tenggang masa inkubasi virus corona dalam tubuh.

Karena kita tahu rakyat kadangkala kepala batu minta ampun; tidak bisa menurut hanya dengan himbauan dan anjuran, kita cari-cari cara lain agar mereka terpaksa patuh tanpa harus pakai tentara dan polisi berkumis baplang.

Baguslah, Pak Anies Baswedan punya inisiatif memikirkan siasat itu: pengurangan jumlah, kapasitas, frekuensi, dan interval operasi transportasi publik yang berada dalam kendali Pemprov DKI.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN