Mohon tunggu...
Padika
Padika Mohon Tunggu... youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Petani separuh hati dan penulis recehan youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Isu Penumpang Gelap Bikin Gerah Partai Demokrat, Akankah Gerindra Jantan?

12 Agustus 2019   20:22 Diperbarui: 12 Agustus 2019   20:28 0 6 3 Mohon Tunggu...
Isu Penumpang Gelap Bikin Gerah Partai Demokrat, Akankah Gerindra Jantan?
Prabowo di tengah para mantan sekutunya. Yang mana penumpang gelap? [Kompas.com]

Pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sufmi Dasco Ahmad tentang penumpang gelap memanfaatkan Prabowo Subianto bikin gerah kubu Partai Demokrat. Ini wajar sebab Sufmi kemudian menyangkal jika yang ia maksud adalah kelompok PA 212. Padahal berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan Sufmi sebelumnya, siapapun akan menyangka penumpang gelap yang ia maksudkan adalah kubu PA 212.

Penyangkalan Sufmi membuat keberadaan penumpang gelap jadi isu liar. Siapapun kelompok yang kemarin bergabung di barisan pendukung Prabowo-Sandiaga bisa dicurigai sebagai penumpang gelap. Termasuk di dalamnya adalah Partai Demokrat.

Ini bikin jengkel Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon sehingga ia melontarkan pernyataan pedas lewat akun twitternya, @jansen_jsp.

"Apa penumpang gelap itu yang memprovokasi menang 62%? Terus turun lagi jadi 54%? Apa itu maksudnya bang @Don_dasco? Jangan simpang siur begini. Sampaikan saja terang benderang. Karena awalnya kalian sendiri yang percaya angka itu. Bahkan pak @prabowo sendiri konferensi pers dan bersujud atas angka itu." ("Gerindra Didesak Ungkap Penumpang Gelap." Mediaindonesia.com. 12/8/2019).

Jansen bahkan menuding isu penumpang gelap itu digulirkan Gerindra hanya sebagai alasan pembenar bagi manuver Gerindra merabat ke Jokowi dan Megawati.

"Jangan hanya karena ingin berkoalisi jadi pakai narasi penumpang gelaplah, ada kelompok ingin Indonesia chaos lah, dll. Padahal itu kan hanya alasan pembenar saja terhadap manuvernya. Jikapun misalnya benar kelompok itu ada dulu kan mereka percaya!" lanjut Jansen.

Sebelum Partai Demokrat, banyak parpol juga sudah minta agar Gerindra tunjuk hidung kelompok yang dimaksud.

"Kita apresiasi sudah terbuka dan menjelaskan kepada masyarakat, sehingga semua pihak juga bisa memahami persoalan secara jernih," kata Wasekjend PKB, Daniel Johan "PKB Minta Info soal Penumpang Gelap di Kubu Prabowo Ditindaklanjuti." Detik.com. 11/8/2019).

Demikian pula Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai salah satu sekutu Partai Gerindra. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay minta Gerindra buka-bukaan dengan tudingannya agar tidak muncul riak-riak saling curiga di antara pendukung Prabowo-Sandiaga

"Perlu diungkap siapa saja mereka, apa motifnya, siapa di belakangnya, dan bagaimana relasinya dengan Prabowo selama kampanye kemarin. Ini tidak boleh berhenti sampai pada isu saja. Kalau tak diungkap, kasihan orang-orang yang merasa tertuduh. Dikhawatirkan juga akan ada sikap saling curiga. Padahal, masyarakat kita saat ini sudah sangat tenang. Tidak ada riak-riak pasca penetapan pemenang pilpres," kata Saleh Daulay ("PAN Minta Gerindra Ungkap Penumpang Gelap di Pilpres 2019." Kompas.com. 12/8/2019).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2