Mohon tunggu...
Padika
Padika Mohon Tunggu... youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Petani separuh hati dan penulis recehan youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Iran Balas Sandera Tanker Inggris, Tugas Indonesia Kian Berat

20 Juli 2019   13:41 Diperbarui: 20 Juli 2019   14:10 0 7 5 Mohon Tunggu...
Iran Balas Sandera Tanker Inggris, Tugas Indonesia Kian Berat
Ilustrasi, Jokowi [diarylounge.com] di antara Donald Trump [CNBC.com] versus Ayatollah Khamenei [time.com]

Iran menahan dua kapal tanker Inggris, meningkatkan ketegangan antara Amerika Serikat-Inggris dengan Iran. Kondisi ini merupakan tantangan serius bagi Indonesia yang kini anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Dilaporkan banyak media massa besar dunia, pada Jumat, 19/7, Garda Revolusioner Iran menahan Stena Impero, kapal tanker berbendera Inggris dan Mesdar, kapal tanker berbendera Liberia yang dioperasikan perusahaan Inggris. Kedua kapal itu sedang berlayar melintasi Selat Hormuz menuju pelabuhan Ras Tanura di negara sekutu erat Amerika dan Inggris, Arab Saudi ("Iran stokes Gulf tensions by seizing two British-linked oil tankers." theguardian.com. 19/7/2019)

Mesdar telah dibebaskan dan segera meneruskan pelayaran setelah menyatakan kesanggupannya untuk mematuhi peraturan tidak mencemari lingkungan. Berbeda nasip, Stena Impera masih ditahan.

Menurut pihak Iran, Stena Impera melanggar hukum maritime internasional dengan menyimpang dari rute pelayaran di Selat Hormuz, masuk ke wilayah perairan Iran. Tanker Inggris itu juga mematikan transpondernya dan mengabaikan peringatan Garda Revolusi Iran.

Tetapi beralasan pula untuk menduga tindakan Garda Revolusi Iran sebagai aksi balasan atas penahanan kapal tanker Iran oleh Angkatan Laut Inggris di Selat Gilbatar. Penahanan Impero Steno hanya berselang beberapa jam setelah pemerintah Gilbatar (jajahan Inggris berstatus dependensi) menyatakan akan memperpanjang penahanan terhadap tanker Iran, Grace 1.

Grace 1 ditangkap angkatan laut Inggris karena dicurigai mengangkut minyak untuk Siria yang sedang berada dalam sanksi Uni Eropa. Pihak Spanyol yang mengawasi penahanan Grace 1 menyatakan penangkapan dan penahanan itu dilakukan Inggris atas perintah Amerika Serikat. Pemerintah Iran menuding aksi itu sebagai pembajakan dan mengancam akan melakukan pembalasan ("A seized Iranian tanker took a several-thousand-mile detour around Africa in a possible attempt to sneak a shipment of crude oil to Syria." businessinsider.sg. 5/7/2019).

Nyaris Perang Laut dan Saling Klaim Jatuhkan Drone

Pada 10 Juli, kapal perang Inggris HMS Montrose menghalau tiga kapal perang Iran yang mencoba mengalihkan pelayaran kapal tanker Inggris, British Heritage, ke wilayah Iran.

Pada Jumat (19/7) pagi, Donald Trump mengklaim kapal induk USS Boxer menembak jatuh drone tempur Iran sebagai aksi bela diri karena drone-drone itu terbang terlalu dekat USS Boxer. Klaim ini dibantah pihak Iran, yang menyatakan semua drone mereka pulang dengan selamat ("Iran Rejects Trump's Claim That U.S. Downed Iranian Drone." Forbes.com. 19/7/2019).

Provokasi Donald Trump

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN