Mohon tunggu...
Padika
Padika Mohon Tunggu... youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Petani separuh hati dan penulis recehan youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Selanjutnya

Tutup

Analisis Artikel Utama

Jokowi Bocorkan 5 Kriteria Menteri Baru, Ini Tafsirannya

27 Mei 2019   09:21 Diperbarui: 28 Mei 2019   08:07 0 12 8 Mohon Tunggu...
Jokowi Bocorkan 5 Kriteria Menteri Baru, Ini Tafsirannya
Sejumlah nama keren dalam dream team kabinet Jokowi-Ma'ruf versi PSI (Dokpri)

Masa Pemerintahan Kedua Presiden Joko Widodo, 2019-2024 sudah pasti akan ditandai sejumlah wajah baru dalam kabinet. Wajah-wajah baru itu akan bersanding wajah lama, yaitu sebagian menteri saat ini, baik yang akan pindah pos kementerian pun yang melanjutkan jabatan lama. Stttss. Lihat usulan jabatan Prabowo di paragraf ke sekian.

Wajar. Sebagai pemerintahan baru, Jokowi yang menjabat bersama KH Ma'ruf Amin tentu punya prioritas program dan strategi baru.

Jika pada masa pemerintahan pertama, fokus 4 tahun pertama Jokowi-JK pada pembangunan infrastruktur, maka pada masa pemerintahan kedua, fokus pembangunan berpindah ke sumber daya manusia. Seperti dalam sepak bola, perubahan strategi permainan menuntut perubahan komposisi pemain pula.

Kekuatan politik penyokong pemerintahan Jokowi juga berubah. Partai-partai pendukung pemerintahan bertambah, jumlah suara dan kursi DPR parpol-parpol berubah. Sudah lazim, salah satu pertimbangan dalam penentuan menteri adalah komposisi kursi parlemen parpol-parpol pendukung. Tak ada yang salah dengan ini asalkan orang parpol yang ditempatkan adalah para politisi berlatar belakang profesional atau memiliki kapasitas sesuai tuntutan jabatannya.

Diberitakan Kompas.com (26/05/2019), menjawab pertanyaan wartawan di sela acara Silaturahim Nasional dan Buka Puasa Bersama HIPMI di Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Minggu (26/5/2019), Jokowi membocorkan kriteria menteri yang diinginkannya. Jika berita Kompas.com itu disarikan, kita akan mendapatkan 5 kriteria.

Berikut 5 kriteria itu disertai penafsiran saya tentang bagaimana wujud detilnya.

#1. eksekutor yang baik

Eksekutor yang baik adalah syarat utama menteri yang dikehendaki Jokowi.

"Saya sampaikan bolak-balik, mampu mengeksekusi program-program yang ada, kemampuan eksekutor yang paling penting," kata Jokowi kepada wartawan.

Masuk akal jika hal ini jadi syarat utama. Menteri adalah pembantu presiden. Secara bersama-sama, presiden dan kabinetnya adalah ekskutif. Tugasnya mengeksekusi kebijakan.

Jokowi tentu menjadikan syarat ini utama berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah. Ia tidak ingin menteri-menterinya hanya pandai berbicara, pandai mewacanakan program-program canggih namun tak bisa mewujudkan wacana atau rencana program tersebut. Menteri yang seperti ini akan digantikannya.

#2. manajer yang baik

Kriteria kedua yang juga ditekankan Jokowi adalah memiliki kemampuan manajerial yang baik.

Seorang menteri haruslah seorang manajer andal. Ini berkaitan dengan kriteria pertama, eksekutor.

Untuk mengeksekusi program-program, menteri tidak bekerja sendiri. Ia memiliki tim, yaitu para birokrat di dalam kementeriannya. Seorang menteri harus mampu menjadi manajer bagi tim-nya, memastikan tiap-tiap orang yang dipimpinnya bekerja selaras dan efektif dalam mengeksekusi program.

#3. perencana program yang baik

Jokowi katakan, ia ingin menterinya "Mampu mengelola sekian masalah, problem, persoalan-persoalan yang ada dengan program."

Tentu saja menteri harus mampu memahami masalah yang perlu dipecahkan kementeriannya. Bukti dari pemahaman adalah kemampuan menyusun program-program yang menjawab masalah itu.

#4. Memiliki kredibilitas

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2