Mohon tunggu...
Padika
Padika Mohon Tunggu... youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Petani separuh hati dan penulis recehan youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Ini Tips Sederhana agar Prabowo Sukses Kontrol Amarah

12 April 2019   21:35 Diperbarui: 13 April 2019   01:31 0 6 2 Mohon Tunggu...
Ini Tips Sederhana agar Prabowo Sukses Kontrol Amarah
Prabowo Subianto [Tempo.co]

Watak pemarah capres Prabowo Subianto lagi-lagi jadi buah bibir. Kali ini gara-gara beberapa hari lalu di Yogya, ia berpidato menggebrak-gebrak podium sembari menyinggung netralitas TNI-Polri. Amien Rais sempat maju dan membisikkan sesuatu ketelinganya. Rupanya agar Prabowo tenang. 

Prabowo berwatak pemarah. Demikian sejumlah ahli perilaku menyimpulkan berdasarkan pengamatan mereka sejak Pilpres 2014 silam dan terus berlangsung selama masa kampanye pemilihan presiden 2019 ini.

Psikolog pakar emosi Handoko Gani menyatakan ada sifat pemarah dalam diri Prabowo. Ia simpulkan itu berdasarkan sejumlah momen Prabowo terbawa emosi, misalnya di saat debat capres putaran keempat lalu.

Pakar psikologi politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk yang pernah menulis karya ilmiah tentang karakter Prabowo pada pilpres 2014 silam  kini menyimpulkan ketidakmampuan Prabowo mengendalikan emosi disebabkan oleh hasil survei yang selalu menempatkan elektabilitasnya tertinggal jauh dari petahana, capres Joko Widodo.

Hamdi Muluk bahkan sudah sampai pada tingkat meragukan kemampuan Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk mengendalikan sifat negatif Prabowo itu guna menghadirkan sosok Prabowo Baru (the new Prabowo).

Kondisi ini jelas merugikan Prabowo. Yang pertama di internal,  para anak buah dan tim-nya bisa jadi mengundurkan diri jika tak tahan kehilangan harga diri dimarahi di depan umum. Jeleknya lagi jika di belakang-belakang mereka berbisik, majikan gue laki tapi PMS melulu. Huadeh. Semoga anak buah Prabowo tak begitu.

Yang kedua, pihak eksternal, terutama para juru nyinyir pro-Jokowi (seperti saya ini) memiliki bahan menyerang pribadi Prabowo.

Memang sih, kurang afdol jika menang-menangan pilpres itu berdasarkan serangan terhadap kepribadian. Harusnya perdebatan itu soal program. Tetapi mungkin karena orang-orang seperti saya kurang menganggap serius program-program yang ditawarkan. Ya, susahlah percaya seorang penguasa jutaan hektar konsesi hutan bicara keadilan agraria, seorang pedagang air bersih bicara ekonomi pasal 33. Mau bagaimana lagi?

Nah, karena itu semestinya Prabowo yang berusaha mengurangi kecenderungan marah-marahnya. Percuma menuntut saya dan para cebong lainnya untuk mengerti kondisi batin Prabowo.

Seharusnya tugas orang-orang dekat Prabowo untuk terus mengingatkan beliau. Namun aneh, bukannya berusaha memberikan masukan kepada Prabowo untuk mengubah karakternya, sesepuh Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais justru membela karakter Prabowo. Amien Rais katakan, pemimpin harus bisa marah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x