Mohon tunggu...
Padika
Padika Mohon Tunggu... youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Petani separuh hati dan penulis recehan youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Militan Pasarkan Karya, Belajar dari Hanum Rais

13 November 2018   17:01 Diperbarui: 13 November 2018   17:04 0 3 3 Mohon Tunggu...
Militan Pasarkan Karya, Belajar dari Hanum Rais
Film Hanum dan Rangga dan film A Man Called Ahok berebut Penonton [Detik.com]

Film "Hanum dan Rangga" mengundang hujan cemo'oh kepada Putri Amien Rais, Hanum. Bukan karena film itu buruk, tetapi karena orang-orang keheranan apa yang membuat Hanum Rais bisa begitu percaya diri memfilmkan kisah hidup sendiri dan mengklaimnya sebagai kisah keteladanan hidup yang perlu ditonton.

Orang-orang merasa itu klaim yang tak pantas, bukan saja karena usia Hanum yang masih cukup belia, namun juga karena keterlibatan Hanum Rais sebelumnya dalam skandal kabar bohong Ratna Sarumpaet.

Hebat. Hanum sepertinya mewarisi rasa percaya diri yang tinggi dan keras kepala dari ayahnya, politisi kawakan Amien Rais.

Bukannya surut, Hanum malah menantang publik. Jadwal pemutaran film-nya ia majukan agar berbareng masa tayang "A Man Called Ahok."

Banyak yang menduga, Hanum mendengar bisikan pihak lain untuk sengaja membawa polarisasi politik ke dunia pertunjukan, yang berdampak sebaliknya mengentalkan polarisasi politik itu.

Namun saya lebih senang menduganya sebagai strategi pemasaran. Dengan jadwal tayang yang seolah-olah menantang kubu pendukung Ahok, "Hanum dan Rangga" jadi buah bibir.

Seperti hukum yang diyakini dalam politik, populer adalah langkah awal untuk dipilih, bukan sebaliknya. Maka menjadi populer, sekalipun kontroversial, meskipun dibahas dalam nada negatif, adalah peluang bagi "Hanum dan Rangga" untuk meraih banyak penonton.

Di situs IMBd yang terpercaya sebagai referensi kualitas film, "Hanum dan Rangga" bertengger  di alas dengan nilai terendah yang tersedia, 1,0 dari 10. Sebaliknya "A Man Called Ahok" mendapat nilai sangat tinggi, 8,9.

Hanum tak peduli.

Hanum Rais bahkan memprovokasi kebencian publik menjadi-jadi dengan melempar kicauan yang menyatakan dirinya sudah lama di dunia buku difilmkan dan sangat tahu soal tiket dibeli sendiri tetapi tanpa penonton lalu capture aplikasi cinema-nya dan share seolah-olah sold out. Menurut Hanum, dirinya tidak mau melakukan itu karena tidak memiliki dana dan tidak mau membohongi diri sendiri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x