Mohon tunggu...
Om Gege
Om Gege Mohon Tunggu... Coffee4Soul.club

Coffee4Soul.club || Petani separuh hati, kuli tempo-tempo, penulis recehan, provokator kambuhan, revolusioner musiman

Selanjutnya

Tutup

Analisis Artikel Utama

Ini Tujuan Politik Sowan Prabowo-Sandiaga ke Jusuf Kalla

16 Agustus 2018   15:54 Diperbarui: 17 Agustus 2018   11:05 1327 16 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ini Tujuan Politik Sowan Prabowo-Sandiaga ke Jusuf Kalla
Prabowo-Sandiawa Sowan Minta restu Jusuf Kalla. Ini 3 Tujuan aslinya [diolah dari Kompas.com]

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sudah mulai kampanye sebagai pasangan capres-cawapres dengan politik "sowan," yaitu bertandang ke para tokoh untuk mohon restu. Setelah sebelumnya mengunjungi PP Muhammadiyah, kini keduanya bertandang minta restu Jusuf Kalla (Kompas.com, 15/08/2018).

Sepintas langkah Prabowo-Sandiaga ini tampak sia-sia sebab Jusuf Kalla adalah Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin.

Namun jangan salah. Prabowo-Sandiaga mengunjungi Jusuf Kalla bukan berharap dukungan tokoh Indonesia Timur itu.

Ada setidaknya 3 hal yang bisa jadi dampak positif dari politik sowan Prabowo-Sandiaga ke Jusuf Kalla pun ke tokoh lainnya.

Pertama, dengan politik sowan ke para tokoh pendukung Jokowi, Prabowo-Sandiaga berharap bisa meminimalisir militansi para pengikut si tokoh dalam memenangkan Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Prabowo-Sandiaga berharap orang-orang yang mengidolakan Jusuf Kalla tersentuh hatinya melihat tokoh idola mereka disanjung Prabowo-Sandiaga dengan repot-repot sowan.

Ini berdampak memupus rasa tak suka mereka kepada Prabowo-Sandiaga, bahkan bisa saja membangkitkan rasa suka. Dengan begitu, Prabowo-Sandiaga menghapus satu dari sekian motif para pendukung Jusuf Kalla dalam mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Pada ujungnya, jika toh orang-orang ini tetap juga mendukung Jokowi-Ma'ruf, peran mereka Jokowi-Ma'ruf sekadarnya saja, tidak militan-militan amat.

Bayangkan jika Prabowo-Sandiaga konfrontatif terhadap Jusuf Kalla. Para pendukung Jusuf Kalla akan berjuang mati-matian memenangkan Jokowi-Ma'ruf hanya karena rasa marah mereka kepada Prabowo-Sandiaga.

Kedua, dengan politik sowan ini, Prabowo-Sandiaga mencitrakan diri sebagai pihak yang menginginkan kampanye damai, yang berpolitik dengan santun dan sejuk.

Para konsultan politik Prabowo-Sandiaga tentu sudah sampaikan, salah satu penyebab rendahnya elektabilitas Prabowo selama ini adalah rasa tak suka rakyat Indonesia pada tindakan politik agresif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN