Tilaria Padika aka George
Tilaria Padika aka George Petani

Artikel sejarah - ekonomi - politik - sosial budaya Twitter: @tilariapadika | surel: tilaria.padika@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Keamanan Pilihan

Celaka, Korea Utara Masih Kembangkan Nuklir! Apakah Amerika Serikat Berbohong?

5 Agustus 2018   14:16 Diperbarui: 5 Agustus 2018   14:50 1153 7 5
Celaka, Korea Utara Masih Kembangkan Nuklir! Apakah Amerika Serikat Berbohong?
Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong-un mungkin tak berarti apa-apa bagi Kim sebab Korea Utara masih kembangkan nuklir [diolah dari ft.com dan bbc.com]

Pemerintah Amerika Serikat tentunya sangat malu ditampar dokumen laporan Dewan Keamanan PBB tentang perkembangan aktivitas nuklir Korea Utara.

Sabtu ini, 04/08/2018, di sela-sela acara forum regional Asia, Sekretaris Negara Amerika Serikat Pompeo kembali sesumbar, mengatakan optimis denuklirisasi Korea Utara akan berhasil (Reuters.com, 04/08/2018). Di saat yang sama, terbit laporan Dewan Keamanan PBB yang menyebutkan alih-alih berhenti, aktivitas pengembangan nuklir Korea Utara justru meningkat.

Laporan Dewan Keamanan PBB itu disusun tim ahli yang memantau pelaksanaan sanksi PBB terhadap Korea Utara (BBC.com, 04/08/2018).

Laporan itu mengatakan bukan saja tidak menghentikan program nuklirnya, Korea Utara juga tidak menghormati sanksi ekonomi yang menjadi resolusi Dewan Keamanan PBB. Negara itu secara ilegal terlibat dalam perdagangan internasional minyak dan batu bara selama 2018, bahkan berdagang senjata ke sejumlah negara berkonflik di Timur Tengah dan Afrika seperti Libya, Yaman, dan Sudan.

Tidak hanya laporan Dewan Keamanan PBB, beberapa hari sebelumnya pejabat Amerika Serikat membocorkan hasil pantauan satelit mata-mata  yang menunjukkan aktivitas di situs nuklir Korea Utara.

Lembaga mata-mata Amerika Serikat melihat tanda-tanda Korea Utara membangun peluru kendali baru di pabrik yang sebelumnya digunakan untuk membangun rudal antar-benua yang berdaya jelajah menjangkau Amerika Serikat (Washingtonpost.com, 30/08/2018).

Dengan adanya laporan Dewan Keamanan PBB dan bocoran informasi agensi mata-mata Amerika Serikat ini, kita jadi bertanya-tanya, apakah pernyataan-pernyataan yang dilontarkan Presiden Donald Trump dan lingkaran dekatnya tentang optimisme mereka atas denuklirisasi Korea Utara adalah retorika pencitraan semata?

Apa yang ingin dicapai Donald Trump dengan menyampaikan pernyataan-pernyataan palsu terkait keberhasilannya bernegosiasi dengan Kim Jong-un?

 

Sumber:

  1. BBC.com (04/08/2018) "North Korea continuing nuclear programme - UN report."
  2. Reuter.com (04/08/2018) "Pompeo 'optimistic' about ending North Korea's nuclear program."
  3. Washingtonpost.com (30/08/2018) "U.S. spy agencies: North Korea is working on new missiles."