Mohon tunggu...
Tifany Lim
Tifany Lim Mohon Tunggu... Lainnya - universitas atma jaya yogyakarta

Website ini digunakan dengan tujuan perkuliahan, Semoga Bermanfaat! Jika ada keluhan dapat meninggalkan komentar dibawah ya. Terima kasih.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Ingin menjadi penulis digital yang baik? Yuk simak tips dan prinsip menulis bagi pemula

6 September 2020   22:31 Diperbarui: 8 September 2020   20:56 112 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Menulis di koran, iklan maupun novel memiliki prinsip, beban dan tanggung jawab yang berbeda. Hal ini dikarenakan setiap penulis memiliki tujuan penulisan yang berbeda-beda pula. 

Bayangkan jika berita di koran yang kamu baca setiap pagi memiliki konten seperti novel yang berisi cerita fiksi. Tentu sangat tidak kredibel untuk sebuat berita yang bersifat informatif. Ataupun jika isi novel yang kamu baca memiliki prinsip penulisan seperti iklan yang selalu mencantumkan slogan serta janji-janji dari iklan tersebut. (Carroll, 2010)

Pada masa saat ini, penulisan di digital sudah snagat dipermudah oleh berbagai fitur dalam gadget kita. Kita tidak memerlukan kertas dan pena untuk membuat sebuah tulisan. Jika ada kesalahan penulisan kita cukup menekan tombol delete, file tulisan kita juga akan tersimpan dengan rapi dalam gadget. 

Hal utama yang pertama kali kita perlu perhatikan adalah menulis judul yang menarik agar meningkatkan rasa keingintahuan pembaca akan tulisanmu. Pilihlah kosa kata yang mungkin diketik oleh calon pembacamu di halaman google. Dengan begitu tulisanmu dapat muncul pada layar handphone pembaca. 

 Kamu juga dapat mencari kosa kata populer yang banyak dicari oleh pengguna google, namun yang masih berhubungan dengan artikelmu ya. Memanfaatkan teknologi yang sudah ada, hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah penataan bahasan dan tanda baca yang benar. 

Penulis yang baik harus memiliki susunan bahasa dengan tanda baca yang tepat agar tidak menyebabkan kesalahan pemahaman oleh pembaca. Dengan menggunakan bahasa yang baik, akan memudahkan pembaca memahami apa isi ide kita. 

Dalam menulis kita akan secara tidak sadar melalui tahap pra-menulis yaitu pencarian ide, menulis, mengedit, merevisi, mengedit lagi dan mengevaluasi apakah tulisan kita sudah memenuhi untuk dipublikasikan. (Carroll, 2010)

Selanjutnya dalam menulis, akan lebih baik menggunakan kalimat aktif untuk menghindari tampilan tulisan yang tidak bernyawa. Daripada menulis "sayur dipotong ibu", alangkah lebih baik menulis "ibu memotong sayur". 

Prinsip selanjutnya yang tidak kalah penting adalah imajinatif, menggunakan imajinasi dalam penulisan akan membantu menyampaikan ide yang lebih tepat, namun jika tidak tepat digunakan dapat memberikan pemahaman yang lebih buruk. (Carroll, 2010)

Disamping prinsip-prinsip dalam menulis gagasan tulisan yang diinginkan, kita juga harus bersikap konsisten akan apa yang sudah kita mulai. Jangan mudah menyerah jika belum ada pembaca setia yang membaca tulisanmu. Tetap asah kemampuanmu dengan tulisan-tulisan yang baik. 

Tidak lupa untuk bersikap hari-hati seperti tidak melakukan plagiarisme, stereotip, generalisasi atau melompat pada kesimpulan. Tindakan tersebut sangat berbahaya dan dapat menjadi perangkap bagi dirimu sendiri. Yang terakhir, tuangkan ide anda dalam kalimat yang mudah dipahami, singkat dan jelas. (Carroll, 2010)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan