Mohon tunggu...
Thurneysen Simanjuntak
Thurneysen Simanjuntak Mohon Tunggu... Guru - Nomine Kompasiana Awards 2022 (Kategori Best Teacher), Pendidik, Pegiat Literasi, serta Peraih 70++ Penghargaan Menulis.

www.thurneysensimanjuntak.com

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Memotong Rambut di Rumah, Siapa Takut?

1 Juli 2021   13:15 Diperbarui: 1 Juli 2021   13:25 227
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sejak merebaknya pandemi covid-19 di negeri kita, atau bisa dibilang sudah berjalan satu tahun tiga bulan, kami sekeluarga pun akhirnya memutuskan agar sementara waktu tidak memotong rambut dulu ke tukang potong rambut langganan keluarga.

Bukan maksud hati untuk mengurangi rejeki mereka yang berprofesi sebagai tukang potong rambut. Tapi alasannya tentu kita tahu bersama, yakni untuk meminimalkan kontak dengan orang lain secara langsung dan berupaya untuk menjaga jarak (social distancing). Semua dilakukan demi keselamatan bersama serta upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Tetapi setelah pandemi ini berakhir, kami pun tetap berjanji akan kembali menggunakan tukang potong rambut langganan kami selama ini.

Situasi ini memang begitu sulit bagi semua orang.

Termasuk bagi kami yang hendak memulai potong rambut sendiri di rumah. Kami pun dipaksa untuk memulai sesuatu hal yang baru, tentu dengan belajar sebuah keahlian baru tentu dengan sebuah kreativitas. Padahal, sebelum pandemi ini, kami sama sekali belum pernah melakukan potong rambut sendiri di rumah. Bahkan untuk memotong rambut anak-anak pun selama ini kami tidak berani mengambil resiko.

Dengan bermodal keberanian, berani melakukan kesalahan dalam memotong rambut maksudnya. Maka kami memulai sebuah langkah baru. Memang adakalanya kita dituntut melakukan sesuatu yang baru, yang tidak pernah kita lakukan sebelumnya karena kondisi tertentu. Menariknya, kita pun bisa ternyata bisa melakukan hal tersebut.

Moralnya, dalam kehidupan memang adakalanya kita mencoba sesuatu yang baru untuk mengikuti dinamika dan perubahan yang terjadi. Jadi jangan pernah takut untuk mencoba, sebab sesuatu itu sesungguhnya bisa kita pelajari.

Kembali ke topik!

Nah, yang pertama kami lakukan sebelum mencoba memotong rambut adalah membeli alat potong rambut dari toko yang kebetulan tidak jauh dari rumah. Kemudian mencoba melihat beberapa tutorial di youtube, yang walaupun sebenarnya dari hasil tutorial tersebut tidak terlalu banyak membantu kami dalam memotong rambut. Sepertinya terlalu rumit untuk mengikuti cara yang mereka lakukan. Mereka rata-rata yang sudah profesional dan memiliki jam terbang untuk membuat berbagai gaya rambut.

Kami pun memutuskan untuk melakukan pemotongan rambut dengan model pendek saja. Untuk model rambut pendek seperti ini memang tidak terlalu sulit. Tidak sesulit yang kami saksikan di youtube tersebut. Tinggal menyesuaikan ukuran yang diinginkan.

Dokpri
Dokpri
Pada alat cukur yang kami beli dan gunakan ternyata telah dilengkapi ukuran rambut yang variatif. Ada ukuran 3 mm, 6 mm, 9 mm, dan 12 mm.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun