Mohon tunggu...
T.H. Salengke
T.H. Salengke Mohon Tunggu... Petani - Pecinta aksara

Ora et Labora

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Mengatasi Masalah Ketidakpuasan Pelanggan

16 Juli 2022   10:01 Diperbarui: 17 Juli 2022   07:31 82 9 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

"Sebagai pihak penyedia barang dan jasa, kita tidak akan pernah dapat memuasakan semua konsukmen. Namun upaya memberikan kepuasan maksimal itu sudah menjadi sebuah keharusan."

KEEFEKTIFAN sebuah organisasi perusahaan tidak dapat dipisahkan dari pengaruh struktur organisasi secara formal. Henry Mintzberg mengemukakan sebuah azas yg relevan pada saat ini, yaitu "struktur mengikuti strategi."

Hal ini terjadi karena strategi perusahaan merupakan upaya sistematis dari manajemen perusahaan untuk menjaga keselarasannya dengan lingkungan bisnis yg senantiasa berubah. 

Dalam kenyataannya, premis ini tidak mudah diaplikasikan. Hal ini berimplikasi pada produk dan pelayanan dari perusahaan tidak memuaskan pelanggan dan/atau selalu tidak mampu mengikuti perkembangan lingkungan.

Kinerja perusahaan dapat dilihat dari sejauh mana tupoksi dijalankan atau tidak. Ketika tupoksi dalam struktur organisasi dan kepegawaian tidak dilaksanakan dengan benar dan sesuai prosedur serta tidak menyesuaikan dengan perkembangan situasi lingkungan sekitar, maka kepuasan pelanggan tidak bisa dicapai secara maksimal.

Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan harus melakukan monitoring dan evaluasi internal dan eksternal. Internal memperbaiki pola penghelolaan dan aturan serta kebijakan yang berlaku di dalam perusahaan untuk disesuaikan dengan situasi di luar perusahaan. Berkaitan eksternal, perusahaan harus mempelajari kebutuhan pasar yang sedang terjadi sesuai perkembangan zaman saat itu.

Menurut teori Behaviorisme memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan SDM yang dapat dilihat dari beberapa konsentrasi, yakni: fokus pada perilaku, fokus pada lingkungan, dasar untuk transfer pembelajaran, dan dasar peningkatan keahlian. 

KL: 16072022 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan