Mohon tunggu...
Thomas Je
Thomas Je Mohon Tunggu... Menulis yang ingin ditulis

There's no Superman.....\r\n\r\n...menulis yang ingin ditulis....

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

"Kepatuhan", Kunci Menghentikan Pandemi Corona di Indonesia

23 Maret 2020   11:48 Diperbarui: 23 Maret 2020   11:51 98 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
"Kepatuhan", Kunci Menghentikan Pandemi Corona di Indonesia
bbc.co.uk

Korban meninggal mulai berjatuhan akibat terinveksi virus Corona/COVID-19. Total korban meninggal yang teridentifikasi oleh pemerintah per kemarin, Minggu 22 Maret 2020 pukul 15:40 adalah 48 orang meninggal dari 514 kasus positif di Indonesia. Jika kita bandingkan kasusu Corona di seluruh dunia, jumlah korban meninggal adalah 11.402 orang dari 275.469 kasus positif corona global.

Artinya kalau kita hitung secara statistik prosentase kematiannya adalah sebagai berikut (per 22 Maret 2020):

Indonesia: 48/514 = 9,3%

Dunia: 11.402/275.469 = 4,1%

Kalau kita Bandingkan dengan China dan Italia yang merupakan Negara awal munculnya Corona dan Italia dengan korban meninggal terbanyak:

China: 3.245/80.907 = 4,0%

Italia: 4.825/53.578 = 9,0%

Jika melihat data di atas, rata-rata kematian akibat virus corona di China, hampir sama dengan rata-rata dunia. Sedangkan di Indonesia, bahkan sudah melebihi prosentase kematian akibar virus corona di Italia. Bahkan bisa dibilang tingkat kematian akibat virus ini di Indonesia adalah tertinggi di dunia.

Data di atas saya ambil dari data yang dipublikasikan per tanggal 22 Maret 2020. Yang dilihat/dibandingkan hanya kasus positif corona dengan jumlah orang yang meninggal karenanya.

Jika melihat populasi penduduk indonesia saat ini adalah 270 juta jiwa, dibandingkan dengan Italia yang berpenduduk 60 juta jiwa, maka secara hitungan matematis kasar, jika kondisinya masih seperti sekarang, diperkirakan akan mencapai angka berikut saat memasuki hari ke 30 sama dengan kejadian di Italia (catatan: Italia menemukan 1 pasien meninggal akibat virus Corona pada 21 Februari 2020) :

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x