Mohon tunggu...
Theresia Martini
Theresia Martini Mohon Tunggu... Guru - Guru

Menyukai segala hal yang baru untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan diri

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Mengintip Kesempatan Rasakan Hangatnya Cinta

27 September 2022   18:28 Diperbarui: 27 September 2022   18:35 148 23 17
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi cinta sejati. Credit: pexels.com/Hassan

Lekuk pipi-pun basah tertumpah tetesan rindu

Mengalir deras dalam rangkaian bait nan merdu

Dendangkan nada rindu iringi sepoi angin berlalu

Kuntum rasa di taman hati kian mekar dan membiru

Lukis aksara hembus panorama asmara merindu

Terdengar gong bertalu riak nada sumbang tak tentu

Membungkam gelora cinta di pohon raksamu

Terhanyut dalam nurani kiasan nyanyianmu

Kuinginkan malam segera berlalu

Dan berganti dengan sinar mentari baru

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan