Mohon tunggu...
Theresia Iin Assenheimer
Theresia Iin Assenheimer Mohon Tunggu... Lainnya - Ibu dari dua putra

Belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Tafel Penolong Pensiunan dan Warga yang Berpendapatan Kecil di Jerman

22 September 2022   16:10 Diperbarui: 24 September 2022   21:40 543 36 18
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi kegiatan Tafel membantu waga Jerman yang 

Antrean panjang di depan aula gereja di kota kami  Dietzenbach semakin panjang, hampir sampai ke jalan.  Hal ini terjadi setiap hari jumat.  

Suatu saat ketika saya harus menyelesaikan sesuatu di kantor paroki, mobil saya di cegat dan tidak boleh masuk ke halaman gereja. Terpaksa saya memarkir mobil di tempat lain dan  harus jalan kaki dari tempat parkir ke kantor paroki.

Saya lupa kalau hari ini hari jumat. Hari jumat merupakan hari pembagian bahan makanan pada orang- orang yang membutuhkan.

Apakah itu Tafel?

Tafel merupakan suatu organisasi yang menyelamatkan bahan makanan yang hampir dibuang dan dibagikan pada orang-orang yang membutuhkan. 

Sejarah Tafel

Tafel pertamakali tahun 1993 dibentuk di Berlin oleh perkumpulan wanita Berlin atau Frauen e.V.

Organisasi ini dibentuk setelah pidato dari mentri sosial saat itu ibu Ingrid Stahmer. Ibu Ingrid Stahmer berbicara tentang situasi gelandangan atau tunawisma di Berlin.

Kemudian ibu Sabine Werth mendirikan Frauen e.V dan mulai bekerja untuk mengumpulkan bahan makanan dari supermarket- supermarket, toko roti atau Bakerei dan pabrik- pabrik bahan makanan dan membagikannya pada orang- orang yang membutuhkan.

Sampai saat ini Tafel telah tersebar di lebih dari 960 kota di Jerman. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan