Mohon tunggu...
Theresia PietraMaharani
Theresia PietraMaharani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

-

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Budaya Indonesia di Tengah Modernisasi

10 Agustus 2022   11:27 Diperbarui: 10 Agustus 2022   11:40 139 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Rasanya tak asing mendengar kata "Indonesia". Tempat indah yang menjadi saksi bisu kehidupan dan tempat dimana kita dapat bermimpi, berkarya, mengukir cerita, bahkan berkeluh kesah. Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan yang memiliki beragam suku, budaya, agama, adat istiadat, serta bahasa. Dan saat ini, Indonesia mendapat kategori sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Kesenian, ukiran, tarian, nyanyian, dan alat musik pun banyak terlahir dari negara ini yang membuatnya semakin unik. Selain itu, banyak juga pulau mempesona yang terbentang dari Sabang hingga Merauke dengan ciri khas akan sumber daya alamnya masing-masing. Tak heran jika bangsa ini mempunyai julukan sebagai Heaven on Earth.

Menyadari perbedaan dan keindahan yang ada, kita sebagai warga negara sudah sepantasnya bangga akan hal tersebut. Suatu kehormatan yang didapat dengan begitu mudahnya hanya karena tanah yang kita pijak. Hari demi hari, tahun demi tahun telah kita lewati di negara yang kami cinta. Sayangnya, rasa bangga dan hormat tersebut tampaknya telah pudar ditengah masyarakat sekarang ini. Karena faktanya, kini masyarakat mulai meninggalkan budaya Indonesia dan cenderung beralih pada dunia yang serba instan dan kebarat-baratan. Teknologi yang mulai merajalela di seluruh pelosok, membuat rakyat Indonesia tidak lagi melihat dan memperhatikan kekayaan apa yang kita miliki. Salah satu contohnya adalah gaya berpakaian yang kebarat-baratan yang mengurangi peminat kain batik di Indonesia.

Perubahan dari keadaan tradisional menjadi manusia modern yang terjadi saat ini disebut modernisasi. Pada dasarnya, modernisasi merupakan suatu hal yang positif. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk berpikir lebih terbuka dan maju. Namun, di sisi lain, rupanya hal tersebut juga dapat memberikan dampak buruk. Persatuan yang dahulu telah dirakit oleh jerih payah para pahlawan, kini terberai menjadi perkelahian antar perkelahian demi diakui paling benar. Lunturnya jiwa nasionalisme, nilai kebudayaan, dan kesenjangan marak terjadi dimana-mana. Kita tahu bahwa perubahan tidak dapat kita hindari selama kita masih hidup di dunia ini dan perubahan tersebut memang bagus, tapi tidak selamanya perubahan itu baik. Tanggung jawab kita sebagai manusialah yang seharusnya memilah.

Terkhusus untuk generasi muda, inilah saatnya kita bangkit untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai anak bangsa. Kita perlu bersama-sama berdiri demi melestarikan dan mengharumkan nilai-nilai kebudayaan yang telah diturunkan oleh nenek moyang kita sejak dahulu kala. Kembalikan rasa bangga, cinta, dan hormatmu kepada ibu pertiwi yang semula menggebu-gebu. Mari kita bawa bangsa Indonesia mengalami perubahan yang lebih baik dengan meleburkan kebudayaan yang ada dan tidak menghilangkan nilai-nilai tersebut ditengah modernisasi seperti ini. Jika tidak dimulai dari kita, lantas siapa?

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan