Mohon tunggu...
Faridhian Anshari
Faridhian Anshari Mohon Tunggu... -

Seorang spectator sedari kecil yang "kebetulan" menjadikan sepakbola sebagai teman dan ramuan dalam eksperimen ajaibnya.

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Secuil Memori dari 16 Hari Bermain Bersama Asia

5 September 2018   16:36 Diperbarui: 5 September 2018   16:46 553
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Di balik itu semua, Via Vallen pun mengakui bahwa ia "disuruh" untuk lipsync, cara yang sama dengan belasan penyanyi lainnya yang hadir diatas panggung, seperti Raisa hingga Rossa. Namun, namanya juga netizen, tetap saja Via Vallen yang kena hujat. Memang sudah nasib jadi artis pujaan lambe turah.

3. Wah Kita Dapat Emas Pertama!

gambar diambil dari radarcirebon.com
gambar diambil dari radarcirebon.com
Gegap gempita Asian Games terus berlanjut. Setelah dimeriahkan oleh sajian sejuta entertainment di opening night, masuklah Indoneisa kepada gegap gempita sebenarnya. Memperjuangkan target medali yang ingin dicapai oleh pemerintah lewat titah presiden dan Kemenpora. 

Niat awal hanya ingin medali emas diatas 10 buah. Namun kenyataannya dan tuah tuan rumah, hingga hari terakhir kita berhasilmenyabet total 98 medali, yang 30% nya diwujudkan lewat 31 medali emas. Jauh dari target yang diincar. Sukses? 

Dapat dikatakan begitu. Namun dari 31 medali emas tersebut, selalu ada yang paling pertama. Nama sang pahlawan tersebut adalah Defia Rosmaniar. Atlet dari cabang olahraga Taekwndo yang berhasil membuka kran medali emas untuk negara kita. Mengalahkan wakil Iran di final, gadis asal Bogor ini dengan cepat menjadi trending topic dilinimasa. Namanya langsung dicari orang lewat mesin google. 

Namun yang paling berkean adalah, memainkan laga dihari pertama, pertandingan final Defia pas banget disaksikan oleh Presiden Jokowi. So, langsung lah Jokowi sendiri yang mengalungkan medali berwarna kuning tersbeut ke leher Defia. Uniknya kehebohan medali emas dari Defia ini, masih kalah oleh fans anti-Via Vallen yang belum bisa move on.

4. Cedera Ginting yang Menjadi Cerita Genting.

gambar diambil dari terkini.id
gambar diambil dari terkini.id
Begerak menuju hari keempat penyelenggaraan Asian Games. Cabang bulutangkis mulai menyita perhatian. Dalam ajang lomba beregu (negara) putra, Indonesia berhasil memasuki tahap final. Lawan yang dihadapi? China, yang selalu menjadi penghambat langkah Indonesia di berbagai event bulutangkis kelas asia hingga dunia. 

Dalam laga final yang mempertontonkan 5 pertandingan (tunggal tiga orang dan ganda 2 orang), Indonesia wajib mengeluarkan Anthony Ginting yang berperingkat tertinggi dari kedua tunggal putra lainnya untuk menghadapi atlit China bernama Shi Yuqi yang menyandang pebulutangkis putra peringkat pertama dunia.  Set pertama, Ginting berhasil menang, 

Set kedua nyaris menang yang berujung kepada kekalahan tipis. Nah di set tiga ini, kejadian yang menyita perhatian masyarakat Indonesia terjadi. Ketika skor memasuki saat-saat genting dalam poin 18-19, Ginting tiba-tiba terjatuh dan enggan berdiri lagi. 

Cedera yang mengikat erat lututnya membuat Ginting untuk sangat susah berdiri, yang sebenarnya sudah tercermin dari beberapa menit sbelumnya dimana berkali-kali Ginting mengeluh kesakitan. Sehingga sebenarnya cukup dapat diprediksi bahwa Ginting harus roboh karena sudah tidak kuat lagi menahan sakit dikakinya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun