Mohon tunggu...
Thamrin Dahlan
Thamrin Dahlan Mohon Tunggu... Guru - Saya seorang Purnawirawan Polri. Saat ini aktif memberikan kuliah. Profesi Jurnalis, Penulis produktif telah menerbitkan 24 buku. Organisasi ILUNI Pasca Sarjana Universitas Indonesia.

Mott Menulis Sharing, connecting on rainbow. Pena Sehat Pena Kawan Pena Saran

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Bumi Terendam Angin

17 Desember 2019   19:29 Diperbarui: 17 Desember 2019   19:25 44
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
dokumen bukitkototabang

hujan dan awan bersahabat

ketika masih diatas

mereka saling lepas

ketika membumi

hujan anak awan hitam

dilepas dipelataran

Saksi hidup melingkar di putaran falak
bumi terendam angin
air bergejolak ruak
api meredup sejenak
gerhana kan mampir sesaat

aku dan makhluk bumi
semua paham ini peristiwa alam
bukan sebagai tanda kematian seseorang tokoh
bukan kerna musibah bencana alam
ini hanya perputaran bulan dan sahabat matahari
berada diatas satu garis menutupi bumi

dimanakah planet mars
apakah dikau kan diam pula seperti saturnus
dimana posisi jupiter
terus beredarkan di orbitmu

oh sang maha pengatur
betapa digjayanya Engkau
mampu kendalikan alam dan seisinya
menyadarkan kepongahan anak manusia
yang sombong ketika di beri kekuatan

oh makhluk non manusia
burung dan buaya
bahkan semut dan singa
apakah kalian paham akan ada gerhana esok hari
apakah istilah kalian tentang gerhana
atau kalian hanya tertawa melihat  saudaramu manusia

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun