Mohon tunggu...
Terra Theda
Terra Theda Mohon Tunggu... -

Terra Theda hanya penulis pemula yang bermimpi menjadi penulis misteri, Penggemar berat drama korea. Mimpi kecilnya adalah menjadi penulis seperti JK Rowling.

Selanjutnya

Tutup

Catatan

Resensi Buku: The Power Of Habit

21 Desember 2013   01:02 Diperbarui: 24 Juni 2015   03:41 3497
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Judul: the power of habit (kekuatan kebiasaan)

Pengarang : Charles Duhigg

Penerbit : Kepustaan Populer Gramedia-Jakarta & New York Times

Halaman: 371 + cover + kata pengantar

Jika seseorang bertanya pada anda, apa yang anda lakukan pertama kali setelah bangun tidur? Jawaban anda mungkin akan beragam. Misalnya, saat bangun tidur anda bergegas pergi ke kamar mandi, mungkin orang lain akan pergi menuju dapur dan membuka kulkas untuk menenguk segelas air atau mungkin bergegas keluar dari rumah dan melakukan lari pagi. kebiasaan tersebut nampaknya terdengar sangat umum, namun dapat memberikan pengaruh yang besar bagi siapapun, terutama terhadap diri anda sendiri.

Sebuah kebiasaan sehari-hari dapat mengacu kepada pola yang mencerminkan karakter seseorang. Pernahkah anda melihat seseorang melakukan tindakan yang tidak biasa ketika mereka dihadapi suatu masalah? Atau, pernahkah anda memiliki kebiasaan buruk dibalik rutinitas anda sehari-hari? Sebagai contoh, ketika hendak menghadapi sebuah ujian, seseorang akan bersikap lebih diam, atau tegang, atau mungkin memainkan sesuatu yang dapat menghilangkan rasa gugupnya. Kebiasaan-kebiasaan tersebut tentunya sangat menganggu dan siapapun, namun jika dicari tahu mengapa bisa terjadi, akan sangat mudah untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut.

The Power of Habit merupakan buku pengendalian diri (self-control) yang dapat merubah pola pikir pembacanya dalam menyikapi suatu keadaan. Duhigg menjabarkan secara sistematis sikap atau kebiasaan seseorang berdasarkan sebuah kejadian yang terkait dalam diri orang tersebut.

Dibagian pertama, Duhigg membuat sebuah pola bernama lingkaran kebiasaan yang menjelaskan bagaimana sebuah kebiasaan terbentuk menjadi hal yang otomotis dilakukan oleh manusia. Ketiga tahapan itu diantaranya tanda, rutinitas dan ganjaran. Dimana disetiap tanda (masalah) dapat menimbulkan sebuah tindakan (rutinitas) dan akhirnya memberi kepuasan (ganjaran). Biasanya tahapan tersebut terjadi secara berulang karena sudah menjadi kebiasaan sehari-hari.

Lingkaran kebiasaan tersebut berpengaruh, katanya, karena otak yang mengidam—menginginkan sesuatu yang dapat memuaskan diri. Pengaruh otak yang mengidam, terkadang memberikan tindakan-tindakan negative yang tidak diinginkan. Duhigg menjelaskannya pada bagian kedua dengan mengaitkannya dengan kegiatan dalam organisasi. Ia menjabarkan perusahaan-perusahaan yang sukses mengandalkan kebiasaan sebagai kunci utama memuaskan pelanggan atau mebuat kesengajaan untuk membangun sebuah kebiasaan baru yang menjadi sangat menguntungkan. Dan di bagian ketiga, Duhigg menjelaskan pengaruh kebiasaan terhadap sebuah kelompok.

Kekuataan yang ditonjolkan pada buku ini tentunya mampu membuat pola pikir pembaca menjadi sistematis karena Duhigg telah memberitahukan pola lingkaran kebiasaan yang sederhana namun sangat mudah melekat pada kehidupan sehari-hari.

Teorema lingkaran kebiasaan tersebut tentunya dapat memberikan banyak keuntungan dalam aspek strategic-oriented terutama pada perusahaan dalam sistem pengambilan keputusan secara mendasar yang berkaitan terhadap peningkatan pelayanan terhadap pelanggan atau secara sequential (berurutan).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Catatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun