Mohon tunggu...
Teopilus Tarigan
Teopilus Tarigan Mohon Tunggu... ASN - Pegawai Negeri Sipil

Pro Deo et Patria

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Karena Liburan Santuy Itu adalah Hak Segala Bangsa di Kolam Renang Milala

26 Desember 2019   01:42 Diperbarui: 26 Desember 2019   01:38 52
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto: Milala Group Kolam Renang

Saat masih duduk di bangku SMP di Kabanjahe, ibu kota Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pelajaran ekstra pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan yang paling dinanti adalah pelajaran berenang. Selain karena olah raga air ini memang menyenangkan, kesempatan beramai-ramai ke kolam renang bersama dengan teman-teman satu sekolah dari beberapa kelas sekaligus adalah kesempatan baik untuk menambah teman dan kenalan. Maklumlah, namanya juga anak remaja.

Adalah kolam renang Milala, yang beralamat di Jl. Jamin Ginting Kabanjahe, yang merupakan jalan poros yang menghubungkan kota Kabanjahe dengan kota Berastagi dan seterusnya menuju kota Medan. Letaknya yang berada di pinggir jalan lintas antar kabupaten dan antar provinsi, membuat tempat ini sangat strategis dan mudah dijangkau.

Foto: Milala Group Kolam Renang
Foto: Milala Group Kolam Renang
Walaupun kolamnya hanya ada dua, masing-masing satu untuk anak kecil yang berukuran lebih kurang 15x7 meter dengan kedalaman hanya 50-70 cm dan yang satunya adalah untuk anak, remaja dan dewasa yang berukuran 15x35 meter dengan kedalaman hingga mencapai 2 meter, tapi tempat ini seingat saya tidak pernah sepi dikunjungi sejak saya pertama kali ke sini pada sekitar tahun 1995 yang lalu. Terutama dikunjungi oleh rombongan siswa-siswi sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Kini ada yang bertambah seiring waktu di tempat ini, walaupun kolamnya masih hanya dua dan sebagian besar kelengkapannya masih sama seperti yang dulu ada ketika pada 1995 dan perlu segera dibenahi untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Saat ini sudah ada tambahan fasilitas seluncuran dan waterpark walaupun belum lengkap, yang menambah ceria terutama anak-anak yang senang bermain di air.

Foto: Milala Group Kolam Renang
Foto: Milala Group Kolam Renang
Foto: Milala Group Kolam Renang
Foto: Milala Group Kolam Renang
Berawal dari sesekali menemani ibu kami yang membutuhkan terapi berenang untuk kesehatannya, maka saya kembali mulai rutin berkunjung ke tempat ini bersama dengan istri dan anak-anak. Tak pelak lagi kolam renang penuh nostalgia yang legend nan sederhana ini segera saja kembali menjadi tempat piknik favorit yang murah meriah bagi keluarga-keluarga, terutama anak-anak.

Dari bang Syafri, yang sehari-harinya bertugas mengurus kedua kolam renang ini seorang diri dan juga menjadi semacam safety guard bagi para perenang, saya diberitahu bahwa kolam renang ini sudah ada sejak tahun 1980-an. Itu mungkin adalah masa-masa ketika saya bahkan belum duduk di bangku sekolah dasar. Praktis sebenarnya kolam renang ini adalah kolam renang untuk umum pertama yang ada di kota ini.

Saat ini memang sudah ada tiga kolam renang lainnya di Kabupaten ini, selain kolam renang yang merupakan fasilitas hotel berbintang yang juga banyak di kota wisata Berastagi tentunya. Salah satunya bahkan berada di ibu kota sebuah kecamatan terjauh dari ibu kota Kabupaten Karo, di Desa Lau Baleng, yang hampir mendekati batas wilayah administratif Kabupaten Karo dengan Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Sementara itu, yang dua lagi hampir berdekatan lokasinya dengan kolam renang Milala ini.

Apa yang menjadikannya khas sebagai kolam renang untuk umum yang sebenarnya hampir sama dengan kolam renang pada umumnya dalam hal kelengkapan dan fasilitasnya, tentu saja adalah nilai historis yang ada di baliknya. Selain itu, pemandangan alam terbuka yang ada di sekitar kolam renang ini membuat kita memang terasa seperti berenang di alam pedesaan. Lahan di sekitar kolam renang masih luas, yang merupakan lahan pertanian warga yang ditanami beraneka jenis bunga, dan merupakan salah satu komoditi khas desa-desa yang ada di sekitar lokasi kolam renang ini. Di tambah lagi, latar belakang pemandangan Gunung Sinabung yang gagah perkasa, membuat kolam renang ini makin lengkap untuk disebut sebagai kolam renang terbuka untuk umum.

Kolam Renang Milala berlatar Gunung Sinabung di kala senja (Dokpri)
Kolam Renang Milala berlatar Gunung Sinabung di kala senja (Dokpri)
Beroperasi setiap hari, termasuk pada hari Minggu dan hari libur, kolam renang Milala mulai beroperasi pukul 10:00 wib setiap harinya, dan tutup pada pukul 17:30 wib. Lagipula, berenang di atas waktu tutupnya itu rasanya tidak santuy juga. Mengingat kota kecil ini adalah daerah dengan udara yang sejuk dan bahkan sangat dingin pada sore hingga malam harinya.

Benarlah sesuai preambule konstitusi negara kita, bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa. Dan oleh sebab itu, liburan santuy pun adalah hak segala bangsa di Kolam Renang Milala.

Foto: Milala Group Kolam Renang
Foto: Milala Group Kolam Renang
Foto: Milala Group Kolam Renang
Foto: Milala Group Kolam Renang
Tiket masuk ke dalamnya hanya Rp. 10.000 per orangnya, dan terserah mau berenang, jungkir balik atau hanya sekadar berkecipak-cipak di dalam air bersama anak-anak dan keluarga sepuasnya, hingga harus "diusir" karena penjaga kolamnya juga harus istirahat bila malam segera akan tiba. Untung bang Syafri orangnya baik dan tinggal tidak jauh di perumahan di dekat kolam renang itu. Ia kadang bersabar bila ada perenang yang kelewat santuy berendam di kolam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun