Mohon tunggu...
Tenzing Norgay
Tenzing Norgay Mohon Tunggu... Administrasi - penulis

Menjadi Berarti

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

Sah! RUU PDP Akhirnya Jadi UU Perlindungan Data Pribadi

23 September 2022   03:35 Diperbarui: 23 September 2022   05:15 127 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Birokrasi. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG

Pada Selasa 20 September 2022, Undang Undang Perlindungan Data Pribadi akhirnya disahkan dalam rapat paripurna DPR RI. Demikian diumumkan oleh ketua DPR RI, Puan Maharani, kemarin, Senin 19 September 2022.

Pembahasan RUU PDP yang merupakan usulan pemerintah melalui Kominfo, telah selesai dilakukan oleh DPR RI.

Perlu diketahui, untuk proses sebuah UU di Indonesia, UU PDP ini terhitung cukup cepat. Tentunya ini tidak lepas dari upaya Menkominfo Johnny Plate yang terus mengawal mengingat pentingnya UU PDP bagi kehidupan digital masyarakat Indonesia.

Makanya ini bisa dinilai sebagai bentuk kesuksesan Johnny Plate dalam memimpin Kementerian Kominfo. Sebab, berhasil tidaknya sebuah RUU disahkan menjadi UU bukanlah perkara yang mudah.

Ada sekian banyak RUU diusulkan ke DPR selama ini namun tidak banyak yang kemudian berhasil menjadi sebuah produk UU. Salah satu contoh adalah RUU Perampasan Hak Koruptor, meski sudah lama diajukan namun sampai sekarang RUU itu mentok.

Lain halnya dengan RUU PDP. Meski sempat mengalami kebuntuan berkenaan dengan Badan Otoritas Data Pribadi karena tarik ulur antara DPR RI dan Kominfo, tetapi syukurlah akhirnya kedua belah pihak menyepakati bahwa soal pembentukan Badan Otoritas Data Pribadi akan diserahkan kepada Presiden.

Disahkannya UU PDP ini tentunya patut disambut gembira oleh semua pihak. Menkominfo Johnny Plate yang terus mengawal pembahasannya pastilah sangat gembira, begitu juga dengan jajaran Kominfo dan seluruh masyarakat Indonesia.

UU PDP ini tentunya akan menjadi payung hukum bagi semua pihak berkenaan dengan pengamanan data masyarakat yang dikumpulkan oleh institusi baik pemerintah maupun swasta.

Para Institusi tersebut pastinya harus juga bertanggung jawab terhadap data masyarakat yang mereka kumpulkan, karena jelas ada aturan yang bisa menghukum mereka andai mereka ceroboh dalam melakukan pengamanan data.

Apakah Ini Berarti Kita Sudah Aman?

Tentu saja belum . Mengapa? Karena kehidupan pada dunia digital belumlah terbiasa untuk kita.
Banyak lobang yang berpotensi membahayakan yang kita belum tahu ataupun belum terbiasa kita perhatikan. Apalagi kultur kita adalah kultur yang sering kurang menghiraukan soal keamanan.. Kita semua tetap harus belajar lebih jauh tentang literasi digital sehingga bisa menjalankan kehidupan yang sehat dan aman dalam dunia digital.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan