Mohon tunggu...
Oudhiart
Oudhiart Mohon Tunggu... Engkau boleh saja pergi ketika matahari sedang menemaniku, tetapi kembalilah tepat waktu sebelum kegelapan memelukku.

Biarkan aku memakai topeng ini agar engkau tau aku yang sebenarnya.

Selanjutnya

Tutup

Digital

Kompasiana atau Situs Esek-esek?

2 Februari 2020   10:22 Diperbarui: 2 Februari 2020   10:22 40 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kompasiana atau Situs Esek-esek?
Kompasiana penuh iklan--dokpri

Coba perhatikan penampakan dalam gambar tesebut. Itu merupakan wujud kompasiana diakses dari Chrome di HP android. Salah satu penyebab yang membuat saya tidak bisa mesra ketika sedang membaca.

Bagaimana bisa saya membaca ketika seluruh permukaan layar dipenuhi oleh iklan. Saya sendiri sudah sadar bahwa iklan merupakan sumber-sumber pendapatan. Namun, jika hasilnya malah menyebabkan pengguna menjadi tidak nyaman pasti akan menjadi bumerang. 

Pengguna yang tidak nyaman pasti akan merasa enggan membuka kembali situs ini. Lebih khusus untuk para pengguna smartphone. Karena bagaimanapun juga, iklan yang menayangkan video secara otomatis itu sangat mengganggu. Lebih lagi video yang muncul adalah video yang sudah pernah ditayangkan. Itu-itu terus. Kalau tidak keliru sama persis selama sebulan.

Hal itu pun masih mending jika para pengguna tidak menganggap konten dalam video iklan tersebut. Jika saja ada orang yang mencermati dan menganggap ada sesuatu dibalik iklan tersebut bagaimana? Atau jangan-jangan memang sengaja. Ada hubungan spesial antara kompasiana dengan Trump. 

Akan lebih bijak jika video iklan tidak ditayangkan pada pengguna yang mengakses situs ini melalui mobile. Kemudian, iklan yang ditampilkan mestinya tidak terlalu banyak sehingga mengganggu pemandangan. Situs yang ditempeli banyak iklan kan biasanya situs download film bajakan. Atau situs esekesek. Situs berkelas seperti  kompasiana tentunya tidak pantas dibandingkan dengan situs-situs tersebut.

VIDEO PILIHAN