Mohon tunggu...
Teguh Si Mentor
Teguh Si Mentor Mohon Tunggu... Freelancer - sederhana saja

mari membaca

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sebuah Cerita

24 April 2018   07:58 Diperbarui: 20 November 2019   03:36 378
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

kau ingin tahu ceritaku

bagaimana terjatuh dari keterpurukan

seperti si Buta yang berjalan

tak karuan, menabrak kiri dan kanan

kau tahu, bagaimana rasanya

ibarat karang di tengah lautan

terhempas gelombang, hancur perlahan

perih, tak bersua

sementara kutemukan damainya rindu

kelembutan cinta, tak beralasan

hanya sekian jawaban, dari lorong hitam

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun