Mohon tunggu...
Teguh Ari Prianto
Teguh Ari Prianto Mohon Tunggu... Penulis - -

Kabar Terbaru

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Sejarah Jalur Pendakian, Mitos dan Bom Aktif Sewaktu-waktu Semeru

8 Desember 2022   18:48 Diperbarui: 9 Desember 2022   05:48 963
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Jejak pendakian Mahameru. Sementara jalur ini ditutup karena Erupsi Semeru 2022. Photo: Kompas.com

Masyarakat Bali pun menyebut Mahameru sebagai tempat bersemayam dewa-dewa.

Gunung Semuru  dikatakan sebagai bapak dari Gunung Agung yang sangat dihormati oleh penduduk Pulau Dewata itu.

Orang Bali memiliki ritual tersendiri untuk menghormati Gunung Semeru yaitu dengan upacara sesaji dan melakukan upacara setiap 8-12 tahun sekali.

Upacara pada waktu-waktu khusus yang ditetapkan itu berlangsung apabila ada orang menerima suara gaib dari dewa Gunung Mahameru.

Pada bagian tertentu Gunung Semeru yaitu Gua Widodaren, diyakini mengeluarkan air suci dalam kepercayaan orang-orang Bali sehingga mereka sering datang kesana  untuk memperoleh Tirta suci.

Bom

Setiap orang yang berada dibelahan dunia manapun, menilai bahwa letusan gunung berapi termasuk fenomena alam yang membahayakan.

Selain karena berpotensi merusak kondisi alam, muntahan material yang berasal dari perut gunung api menyebabkan timbul korban jiwa dan kerugian material manusia lainnya.

Oleh sebab itu, sejumlah pihak selalu menyampaikan himbauan akan bahaya gunung merapi kepada masyarakat terutama saat gunung api itu mengalami gejala-gejala erupsi.

Gunung Semeru selalu menjadi salah satu gunung api yang diawasi setiap saat karena potensi bahayanya yang mengancam.

Bahaya yang ditimbulkan Semeru apabila terjadi erupsi yaitu adanya bom.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun