Mohon tunggu...
Teene_ 99
Teene_ 99 Mohon Tunggu... Mahasiswa - Sarjana Akuntansi Perpajakan STIE "YKP" YOGYAKARTA

Sarjana Akuntansi Perpajakan STIE "YKP" YOGYAKARTA

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Kucing Kacau di Pagi Hari

4 Mei 2024   07:50 Diperbarui: 4 Mei 2024   08:11 107
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://www.pexels.com/id-id/pencarian/kucing/

Pagi itu, di sebuah perumahan kecil di pinggiran kota, terdengar suara riuh rendah dari sebuah rumah. Ternyata, kekacauan sudah dimulai sejak pagi-pagi buta.

Di dalam rumah itu, tinggallah seorang gadis bernama Maya yang hidup bersama kucing kesayangannya, Oreo. Maya adalah seorang gadis yang terkenal dengan kecintaannya pada kucing, dan Oreo adalah kucing hitam-putih yang lucu namun nakal.

Hari ini, Maya bangun dengan semangat. Dia berencana untuk menyelesaikan tugas kuliahnya yang menumpuk. Namun, seperti biasa, rencananya terhalang oleh kehadiran Oreo yang selalu bikin kacau.

Saat Maya duduk di meja belajar, Oreo datang mengendap-endap, menggeleng-gelengkan ekornya, dan mulai mencari perhatian. "Oreo, tidak sekarang," kata Maya, mencoba untuk fokus pada buku-bukunya.

Namun, Oreo tidak mengerti. Dia melompat ke atas meja, mengacak-acak kertas-kertas dan buku-buku Maya. Maya mencoba mengusirnya, tapi Oreo malah semakin bersemangat.

"Sialan, Oreo! Kenapa selalu begini?" Maya mengeluh sambil mencoba menangkap kucingnya yang berlarian di sekitar ruangan.

Sementara itu, tetangga Maya, Pak Joko, yang baru saja bangun dari tidurnya, mendengar suara keributan dari rumah sebelah. Dia menghampiri pintu Maya dengan rasa penasaran.

"Sudah bangun, Maya?" tanya Pak Joko saat membuka pintu.

Maya menggeleng frustasi, "Iya, Pak. Tapi Oreo lagi bikin kacau. Maaf kalau ada kebisingan."

Pak Joko tersenyum, "Tidak apa-apa, Maya. Itu kan sudah biasa, Oreo memang selalu ceria pagi-pagi begini."

Maya mengangguk setuju sambil mencoba menangkap Oreo yang kini merangkak di bawah sofa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun