Mohon tunggu...
TauRa
TauRa Mohon Tunggu... Konsultan - Rabbani Motivator, Penulis Buku Motivasi The New You dan GITA (God Is The Answer), Pembicara Publik

Rabbani Motivator, Leadership and Sales Expert and Motivational Public Speaker. Instagram : @taura_man Twitter : Taufik_rachman Youtube : RUBI (Ruang Belajar dan Inspirasi) email : taura_man2000@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Ini 3 Cara Bekerja Cepat di Lingkungan Lambat

12 Februari 2021   10:24 Diperbarui: 12 Februari 2021   10:52 2172
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
bekerja lebih cepat selalu lebih baik jika tepat memaknainya (lifepal.co.id)

Setiap orang pasti punya kecepatan yang berbeda dalam bekerja. Ada yang senang kejar-kejaran dengan deadline, ada yang cepat, dan tentu saja ada yang lemot bin lambat alias lelet.

Apakah semua punya kelebihan? bisa jadi, minimal untuk yang ada di tiap kategori itu. Minimal mereka akan mempertahankan argumennya, kalau situasi dan cara kerja mereka adalah yang paling baik dan ideal. Ya, silakan saja.

Tapi yang menjadi PR kemudian adalah, bagaimana jika si cepat dan si lambat bergabung dalam sebuah tim?  Ya, bisa jadi akan memacu si lambat menjadi cepat, atau bisa juga sebaliknya, memaksa si cepat untuk memperlambat lajunya dan ikut alur si lambat.

Mana yang lebih baik? rasanya setiap kita sudah tahu jawabannya. Lalu pertanyaannya, adakah cara agar si cepat tetap bisa mempertahankan kecepatannya, meskipun lingkungan kerjanya begitu lelet dan lambat?

Hal ini yang akan kita bahas kali ini. Berikut adalah 3 cara bagi si cepat agar tetap konsisten dalam kecepatannya, meskipun berada di lingkungan yang lambat. Mari kita lihat lebih dekat.

1. Fokus Selesaikan Pekerjaan Pribadi dengan Cepat

Cara pertama yang harus dilakukan si cepat adalah segera selesaikan pekerjaan yang sudah disepakati di dalam tim sesegera mungkin. Dalam sebuah projek tim, setiap orang pasti diberikan tanggung jawab untuk menyelesaikan bagian masing-masing.

Nah, makan bagianmu segera, jangan pakai lama. Pengalaman saya bekerja dalam sebuah tim yang punya deadline pekerjaan 3 minggu, saya selesaikan dalam waktu 1 minggu saja. 

Semakin cepat Anda menyelesaikan bagian Anda, semakin banyak hal yang bisa Anda lakukan di waktu yang lain. Ingat, sebisa mungkin hindari bekerja di waktu mepet dengan berbagai alasan apapun.

Kalau Anda beralasan,

 "aku sedang buntu, ga punya ide.." sebaiknya Anda baca lagi tulisan saya tentang konsep IDEA, cara menemukan ide.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun