Mohon tunggu...
Tauhidin Ananda
Tauhidin Ananda Mohon Tunggu... Hari ini mimpi jadi kenyataan

pegiat sosial, hobi jalan-jalan kuliner dan nonton bola

Selanjutnya

Tutup

Thrkompasiana Pilihan

Pasca Pemilu, Ramadan Momen Terbaik Rajut Kembali Bangsa Jadi Satu

7 Mei 2019   14:45 Diperbarui: 7 Mei 2019   15:05 0 0 1 Mohon Tunggu...
Pasca Pemilu, Ramadan Momen Terbaik Rajut Kembali Bangsa Jadi Satu
ilustrasi (handshake (foto: MangoStar Studio, iStock by Getty Images)

Datangnya bulan suci Ramadan kali ini sungguh terasa bagai penyejuk di tengah-tengah bangsa ini. Ibarat tetesan hujan yang mendinginkan tanah tandus merekah akibat kekeringan terbakar matahari. Kiasan gambaran begitu panasnya suasana kampanye sampai dengan pasca pemilu yang dipenuhi amarah, kekecewaan sampai dengan kebencian antara kutub yang berbeda.

Sentimen-sentimen politik belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Pemilu  pun masih menyisakan hiruk pikuk yang tertunda.  Yaitu pengumuman resmi KPU tanggal 22 Mei 2019 tentang pemenang Pemilu 2019. Kedua, tentang misteri tewasnya ratusan petugas KPPS yang  bertugas mengawal suara rakyat. Keduanya bagai batu yang menghalangi jalan bangsa ini bergerak maju.

Puji syukur, Ramadan tiba di tengah kegaduhan untuk mengingatkan kita bahwa ada yang lebih besar dari dunia yang fana ini.  

Bulan Persaudaraan

Sebagai bulan yang disucikan oleh seluruh umat Islam seluruh dunia, Ramadan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan dan hikmah. Keberkahan itu, selain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mensyukuri dan mengingat kembali segala nikmat pemberian Allah SWT, juga untuk mendekatkan diri dengan sesama manusia.

Ramadan menjadi momen mendekatkan diri dengan sesama manusia melalui jalinan persaudaraan. Bulan Ramadan adalah bulan persaudaraan. Pemilu 2019, disadari atau tidak, telah menghancurkan sendi-sendi kekeluargaan, persahabatan serta persaudaraan hanya karena beda pilihan. Sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk menepikan itu semua.

Sebagai bulan yang penuh dengan limpahan nikmat dan pahala, Allah SWT telah berjanji memberikan ganjaran berlipat-lipat pahala bagi hambanya yang beramal saleh di bulan Ramadan.

Kesalehan ini tidak hanya untuk diri hamba-Nya secara pribadi, tapi juga dalam kehidupan sosialnya. Menebarkan perdamaian dan persaudaraan, membangun kembali jalinan silaturahmi yang sempat terburai dan terbakar amarah. Menjalin kembali silaturahmi dan persaudaraan hanya akan memberikan dampak positif, yaitu mengokohkan persaudaraan sesama anak bangsa.

Ramadan menjadi momen untuk membersihkan diri dari segala penyakit hati agar kita semua dapat menjalani Ramadan dengan penuh kasih dan khidmat, untuk kembali suci lahir dan batin. Dengan demikian, kita semua dapat menuju kemenangan yang dijanjikan-Nya.