Mohon tunggu...
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana Mohon Tunggu... Guru - Pendidikan dan sosial budaya

Praktisi pendidikan Islam. peneliti independen studi sosial-budaya dan kreativitas.menetap di Aceh Barat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Perang Sunyi

21 Juli 2022   00:56 Diperbarui: 21 Juli 2022   00:56 49 9 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Jagat diri tersedak pada layar maya yang mendadak padat dan riuh. Semua telah disimpan dalam satu akun. Satu genggaman. 

Konsumerisme menjadi hantu yang ramah dan jenaka. Dalam paduan budaya pop elegan, mewah dan trendy. 

Kita menapaki perang yang tak bisa dikendalikan.pikiran pikiran telah dilelang dan dianalisis. 

Mungkin, kita hanya seonggok benda, kata mereka. Semua entitas diri kita adalah komoditas. Sebuah materi. Sebagai konten. Sepotret eksis. 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan