Mohon tunggu...
Taufiq Rahman
Taufiq Rahman Mohon Tunggu... Administrasi - profesional

Menyukai sunyi dan estetika masa lalu | Pecinta Kopi | mantan engineer dan titik titik...

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Tentang Pulpen

20 Februari 2019   22:41 Diperbarui: 21 Februari 2019   11:27 121
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"The pen is mightier than the sword".

Edward Bulwer-Lytton, seorang novelis dan penulis naskah Inggris, pernah mengatakan demikian. Tahun 1839.

Dan ... kalimat itu saya dengarkan pertama kalinya adalah dari Fritz. Atasan saya.

Usai Fritz memberi saya "kuliah" panjang lebar dan mencoret-coret lembar-lembar hasil pekerjaan saya seharian penuh, orang Australia bermata biru itu mengatakan kepada saya kalimat metonimik itu.

"The power of the pen is greater than the sword always," katanya.

Saya lalu pergi meninggalkan ruangannya.  

Di ruangan saya, yang bersebelahan dengan ruangannya, sambil terus melihat layar komputer, saya terus saja berusaha mencari tahu apa kira-kira makna yang pas kalimat itu.

Dan, yups, saya tahu akhirnya...

Kekuatan yang dihasilkan benda kecil bernama pulpen itu ternyata memang sangat besar. Kekuatannya bisa melebihi kekuatan pedang paling tajam sekalipun. Pulpen memiliki kekuatan untuk mencapai hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh pedang atau senapan.  

Edward Bulwer-Lytton sangat benar. Dan Napoleon juga mengakuinya.

***

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun